Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Untuk Anak Elektro - Digitalized kereta analog
#11
tinggal beliin aja decoder bieb....trus kontroler tentunya....
Reply
#12
(07-07-2009, 10:48 AM)adipe Wrote: tinggal beliin aja decoder bieb....trus kontroler tentunya....

Wah.. seandainya saja ada yang sanggup bikin 3rd party untuk Marklin.. jadi gak perlu ngerogoh kantong 6jt untuk centralstation dan 1jt an untuk decodernya Sad

seandainya
Reply
#13
klo kaya gini gmn om??kebetulan lok ane frastechi Tersenyuum

Reply
#14
(23-12-2008, 02:52 PM)cobacobi Wrote: Asal bisa tau konsep pulsing, addressing n bentuk data nya bisa koq mas mas sekalian, masalahnya adalah dimana cari standardisasinya...kl ada...insyaAllah bisa dicobakan..kalo udah bisa, ntar insyaAllah ditampilin skemanya di sini

bisa dicari di situsnya NMRA. Aslinya standarnya ada standar Eropa sama Amerika, kalo Marklin sama Trix katanya malah lain lagi (standar dekoder motorola sama selectrix). Tapi biasanya pake yang NMRA aja...
Sepur betulan maupun sepur model, saya suka semuanya hehehe Ngakak
Reply
#15
@ALL
bisa gak minta pict circuit diagram buat loco digital ma yg analog...???

klo bisa ma pict DCC...
Reply
#16
nemu sumber yg mungkin berguna:

www.dccwiki.com
www.opendcc.de
Sepur betulan maupun sepur model, saya suka semuanya hehehe Ngakak
Reply
#17
untuk modul dcc datanya berupa serial dengan kecepatan data per bit-nya antara 58 sampai 100 micro detik. format protocol data berurutan adalah header-address-command-stop bit. yang penting lagi adalah, sinyal data tersebut ditransformasikan menjadi catu daya untuk microprosesor dan motor pada modul dcc, dengan menggunakan rangkaian RC atau LC filter.
[Image: overstappen.png]
sehingga saat loko startup sekitar beberapa mili detik, data nya adalah blank atau command stop. karena modul sedang mentransformasikan data bit menjadi catu daya. sekarang saya sedang mempelajari format data terutama panjang bit. mungkin yang agak susah adalah cari address untuk masing2 fungsi sperti sound, forward/reverse, ditchlight, dan speed. karena harus sesuai dengan standard NRMA. semoga berguna
Reply
#18
revisi untuk protocol DCC standard NRMA.
aslinya seperti ini


[Image: th_DCCprotocolscopy.jpg]


panjang data tiap sub-packet panjangnya 8-bit dengan 1 start bit di awal, dan 1 stop/end-bit di akhir packet data. Saat Controller DCC tidak mengirimkan data maka packet data berisi logic "1" semua (Preamble). fungsinya untuk membedakan antara packet data dan bukan.

Pengiriman data menggunakan Time domain dengan modulasi frekuensi(bukan Amplitude Modulated seperti DC analog) dimana 1 periode untuk logic "1" (High) adalah 58 microsecon dan 1 periodic untuk logic "0" (low) adalah 100 microsecon. lebih jelasnya bisa dilihat di gambar berikut :


[Image: th_dcc4.png]


Satu lagi.. sinyalnya adalah bipolar ( "+" dan "-"), bukan "+" dan "gnd"

Semoga berguna...Xie XieXie Xie
Reply
#19
(05-07-2009, 10:41 PM)patric Wrote: salam kenal....aq samsul,skrg magang d PT.INKA madiun...posisi di quality control electric...saya pengen ajak anak2 S35 tuk desain kereta auto pilot...saya dapat sponsor n dukungan dr kadiv PT.INKA...yang merasa tertantang bisa email saya d pandu_capi@yahoo.com

autopilotnya seperti pesawat atau seperti Cruise Control di mobil nih?
kalo seperti di pesawat perlu nambah track circuit di lok untuk mengetahui posisi kereta lainnya.
[Image: overstappen.png]
(21-02-2011, 10:23 PM)DVano Wrote: revisi untuk protocol DCC standard NRMA.
aslinya seperti ini


[Image: th_DCCprotocolscopy.jpg]


panjang data tiap sub-packet panjangnya 8-bit dengan 1 start bit di awal, dan 1 stop/end-bit di akhir packet data. Saat Controller DCC tidak mengirimkan data maka packet data berisi logic "1" semua (Preamble). fungsinya untuk membedakan antara packet data dan bukan.

Pengiriman data menggunakan Time domain dengan modulasi frekuensi(bukan Amplitude Modulated seperti DC analog) dimana 1 periode untuk logic "1" (High) adalah 58 microsecon dan 1 periodic untuk logic "0" (low) adalah 100 microsecon. lebih jelasnya bisa dilihat di gambar berikut :


[Image: th_dcc4.png]


Satu lagi.. sinyalnya adalah bipolar ( "+" dan "-"), bukan "+" dan "gnd"

Semoga berguna...Xie XieXie Xie

satu paket data satu perintah tanpa alamat lok, atau sebenarnya dalam paket data itu sudah ada alamat lok yg akan di perintah beserta jenis perintahnya?
Reply
#20
@ WOODWARD : satu packet data sudah contain alamat lok & perintahnya juga...
Instruction bit atau command bit (8-bit), salah satunya digunakan untuk throtel loko, tergantung berapa bit yang digunakan loko DCC tersebut.BingungBingung
Contoh :
- Loko DCC dengan 16 speed berarti pake hanya 4-bit ("0000" s/d "1111") dari 8 bit yang disediakan
- Loko DCC dengan 32 speed berarti pake hanya 5-bit ("00000" s/d "11111") dari 8 bit yang disediakan
- begitu selanjutnya...
dengan data ke-0("00000000") sebagai emergency stop dan ke-1("00000001") sebagai stop.
jadi aktual step yang bisa dipake throtel loko 16 speed adalah 14 speed dan aktual step untuk loko 32 speed adalah 30 speed.

begitulah kira-kira...Xie XieXie Xie
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)