Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
03-09-2009, 12:21 PM
(This post was last modified: 03-09-2009, 12:38 PM by Gege.)
Kayaknya rel ini tidak akan ditimbun lagi, tetapi dibiarkan terbuka, agar mempermudah perawatan. Masalahnya jaman dulu rel yang di jalan Slamet Riyadi itu memang tidak diaspal seperti sebelum direhab.
Malah saya menduga, bisa saja nantinya akan ada pembatas tambahan, agar tidak ada orang yang parkir diatas rel.
Ini foto jalur yang sama tahun 1987 silam. Foto oleh Malcolm Wilton Jones.
kapanlagi
20090903122004_0322_Solo_tramway_4a9f5204a739c.jpg
Posts: 686
Threads: 0
Joined: Apr 2009
Reputation:
5
03-09-2009, 02:06 PM
(This post was last modified: 03-09-2009, 02:08 PM by Purushottama.)
lah bagus yang sepeti itu aja... lagian, badan jalan di rel juga tidak memungkinkan untuk deilewati kendaraan... terlalu miring nanti...
Posts: 81
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
2
nah...minta info, kapan rencana pengangkutan C18 dari ABR ke PWS. sangat bagus untuk diliput itu.
cintaku berat di kereta...
Posts: 81
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
2
oits...

...tunggu dulu.
kalo perpanjangan revitalisasi itu....wah urusannya juga panjang. pak Jokowi yah mana mau...kan tidak menguntungkan secara pariwisata
cintaku berat di kereta...
Posts: 2,305
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
1
05-09-2009, 11:01 AM
(This post was last modified: 05-09-2009, 11:04 AM by katyusha.)
berarti butuh tenaga dan biaya yang besar agar lok ini bisa jalan lagi...
Posts: 1,112
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
3
wah............. nantinya KA feedernya jadi satu dengan KA wisata atau tetep ada ya?....... kalaupun mungkin cuma waktunya yg berbeda kali ya antara KA wisata dengan KA feeder