Posts: 465
Threads: 0
Joined: Jan 2013
Reputation:
4
(15-07-2014, 11:23 AM)aditnugie Wrote: (15-07-2014, 11:13 AM)Achmad BD Wrote: mau nanya nih apa KA 51 selalu tepat waktu masuk GMR
tanggal 13 malem ane naik 51 sampe Gambir jam 03:40 (di tiket 02:56) di belakang Bangunkarta. Selama perjalanan berhenti normal di KTA, KYA, PWT, KGG, CN. BLB di KA (tanpa silang apapun), CLD (silang 8). ==> yang ane inget.
makasih infonya om berarti masih keburu makan sahur di GMR sebelum lanjut estafet ke KA 22
Posts: 18
Threads: 0
Joined: Aug 2014
Reputation:
0
barusan baca status temen yg pagi ini ke YK naik KA 50,,baru masuk YK skitar 19:15..

ada apakah dengan KA 50,,apakah akan berimbas pada jadwal KA 51....
Posts: 8
Threads: 0
Joined: Jun 2014
Reputation:
0
Pengen naik KA 52 tapi masih telat ga ya sampe PWT???
Posts: 279
Threads: 0
Joined: Feb 2014
Reputation:
0
Nanya nih,
Aku cuma pernah naik KA ini sekali, beberapa tahun lalu. Menurutku dan juga beberapa temanku mengatakan bahwa KA jenis ini tanggung, kalau punya duit lebih naik Argo Lawu, kalau ga mending naik kelas bisnis di bawahnya. Kalau naik ini bisa dibilang kemahalan, kagak sepadan harga dengan apa yang didapat.
Bagaimana menurut teman-teman ? Atau sekarang kondisinya sudah lain ya ?
Posts: 975
Threads: 0
Joined: Jul 2012
Reputation:
24
(15-08-2014, 12:07 PM)bhaskara Wrote: Nanya nih,
Aku cuma pernah naik KA ini sekali, beberapa tahun lalu. Menurutku dan juga beberapa temanku mengatakan bahwa KA jenis ini tanggung, kalau punya duit lebih naik Argo Lawu, kalau ga mending naik kelas bisnis di bawahnya. Kalau naik ini bisa dibilang kemahalan, kagak sepadan harga dengan apa yang didapat.
Bagaimana menurut teman-teman ? Atau sekarang kondisinya sudah lain ya ?
Tepat sekali.....kalo punya "agak lebih", mending milih GoLaw aja....di hari biasa selisihnya ga jauh beda kok....masalahnya K1nya YK nggak senyaman K1nya SLO yang kursinya masih kain yang enak itu...Kalau GoLaw lebih terjamin lah kenyamanannya, kecuali kalo dapet K1 ArDwip...
Posts: 605
Threads: 0
Joined: Mar 2014
Reputation:
4
(16-08-2014, 09:55 PM)dozykayen Wrote: (15-08-2014, 12:07 PM)bhaskara Wrote: Nanya nih,
Aku cuma pernah naik KA ini sekali, beberapa tahun lalu. Menurutku dan juga beberapa temanku mengatakan bahwa KA jenis ini tanggung, kalau punya duit lebih naik Argo Lawu, kalau ga mending naik kelas bisnis di bawahnya. Kalau naik ini bisa dibilang kemahalan, kagak sepadan harga dengan apa yang didapat.
Bagaimana menurut teman-teman ? Atau sekarang kondisinya sudah lain ya ?
Tepat sekali.....kalo punya "agak lebih", mending milih GoLaw aja....di hari biasa selisihnya ga jauh beda kok....masalahnya K1nya YK nggak senyaman K1nya SLO yang kursinya masih kain yang enak itu...Kalau GoLaw lebih terjamin lah kenyamanannya, kecuali kalo dapet K1 ArDwip...
Berangkat sendiri, ya memang lebih milih lawu atau dwipangga, selain agak lebih nyaman (walaupun kadang K1 taksaka nyangkut di lawu/dwipangga) juga menang silang dan cuma berhenti normal di 3 stasiun aja.
Tapi..... kalau berangkatnya bareng2 (keluarga/rombongan,minimal 4 orang), lumayan kerasa di dompet. Duit 80rb bisa buat  buat 4 orang di restorasi atau seenggaknya buat naek taksi dari rumah ke stasiun
Regards,
Public Transportation Enthusiast
Posts: 279
Threads: 0
Joined: Feb 2014
Reputation:
0
(18-08-2014, 03:48 PM)Ardhani Muhad Wrote: (16-08-2014, 09:55 PM)dozykayen Wrote: (15-08-2014, 12:07 PM)bhaskara Wrote: Nanya nih,
Aku cuma pernah naik KA ini sekali, beberapa tahun lalu. Menurutku dan juga beberapa temanku mengatakan bahwa KA jenis ini tanggung, kalau punya duit lebih naik Argo Lawu, kalau ga mending naik kelas bisnis di bawahnya. Kalau naik ini bisa dibilang kemahalan, kagak sepadan harga dengan apa yang didapat.
Bagaimana menurut teman-teman ? Atau sekarang kondisinya sudah lain ya ?
Tepat sekali.....kalo punya "agak lebih", mending milih GoLaw aja....di hari biasa selisihnya ga jauh beda kok....masalahnya K1nya YK nggak senyaman K1nya SLO yang kursinya masih kain yang enak itu...Kalau GoLaw lebih terjamin lah kenyamanannya, kecuali kalo dapet K1 ArDwip...
Berangkat sendiri, ya memang lebih milih lawu atau dwipangga, selain agak lebih nyaman (walaupun kadang K1 taksaka nyangkut di lawu/dwipangga) juga menang silang dan cuma berhenti normal di 3 stasiun aja.
Tapi..... kalau berangkatnya bareng2 (keluarga/rombongan,minimal 4 orang), lumayan kerasa di dompet. Duit 80rb bisa buat buat 4 orang di restorasi atau seenggaknya buat naek taksi dari rumah ke stasiun
Heheheh betul aku berangkat sendiri.........
Iya-ya kalau rombongan baru terasa......
Posts: 1,059
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
1
30-09-2014, 01:59 AM
(This post was last modified: 30-09-2014, 01:59 AM by aditnugie.)
Semalam ane naik KA 51 yang telat parah dari Yk. Baru lepas Yk jam 22:45 karena KA 50 baru masuk Yk jam 21:15 (info yang didapat ada rinja di sekitar Jtb). Sedikit informasi perka KA 51:
22:45 berangkat Yk
23:16 petak Wates - Wojo papasan K3 (Bengawan?)
23:25 petak Jenar - KTA papasan Krakatau
23:35 menjelang KTA papasan Bima
23:38 KTA --> berhenti normal
selebihnya ane tidak ingat jamnya.
WNS menyilang Mutiara Selatan
KA menyusul Malabar
GB silang KA Holcim
IJ menyilang Malabar BD - ML
KJ BLB menyilang Turangga BD - SGU
00:45 KYA berhenti normal silang Gajayana dan Lodaya.
NTG menyilang sawunggalih Utama (PSE - KTA)
01:15 berhenti normal PWT
??:?? LRA disilang K2 (Senjut SLO?)
03:30 berhenti normal CN
06:20 tiba di JNG.
Ane sebenernya udah kawatir di petak KTA - KYA bakal sering BLB buat disilang KA dari Barat. Ternyata di petak KTA ~ KYA hanya berhenti di KTA (normal), KJ (BLB), dan KYA (normal). KA dari barat kayak Mutiara, Malabar, Turangga mengalah disilang KA 51.
Posts: 5,045
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
14
^berarti masih bisa buat berangkat tepat waktu jam 9 mestinya
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Posts: 851
Threads: 0
Joined: Jul 2012
Reputation:
11
[Spoiler=TR singkat KA 49 Taksaka Pagi YK - GMR (26/10 , sorry latepost)]
Setelah liburan sejenak di YK , saya bersama orang tua saya pulang dengan KA 49. Langsung mulai TRnya:
Saya tiba di stasiun pukul 7.30, ketemu KA Bogowonto, Senjut Solo, dan Sriwedari. Namun ternyata setelah pukul 8.00, jam keberangkatan Taksaka, KA 49 delay karena rangkaian belum siap. Sekitar pukul 8.15 datang KA Lodaya tujuan Bandung, setelah lodaya berangkat 10 menit kemudian, barulah rangkaian siap. Susunannya :
CC 206 13 61 - B - 3 K1 - M1 - 4 K1 - P, dapat di ekse 2, K1 0 01 11. Berangkat YK 08.30, baru berangkat langsung ngebut dengan top speed 107 km/jam.
Tiba KTA 09.15
KM 09.30
Saat melintas ls KYA, saya melihat ada bebeeapa RF yang sedang hunting bareng, yang merasa ngaku 
PWT 10.45, ketemu KA 172 Kutojaya Utara. Antara stasiun KTA-PWT kecepatan 65-90 km/jam.
Di stasiun Larangan, mengalah dengan KA 10 ADP, di stasiun Ketanggungan Barat,mengalah lagi dengan KA 122 Sawunggalih. Dan di Ciledug menang silang dengan sesama KA Taksaka.
Tiba di CN sekitar pukul 12.55. Di stasiun ini KA berhenti cukup lama, ternyata di ekse 2, kereta saya AC nya gangguan, dan dilakukan perbaikan oleh teknisi, baru berangkat 20 menit kemudian. Selepas CN, AC masih rusak, beberapa orang petugas meminta para penumpang di ekse 2 untuk menutup gorden jendela, tapi tetap saja panas 
Tiba di JNG 15.57, dan tiba di GMR 14.10, telat sekitar 35 menit dari jadwal, karena dari YK berangkatnya udah telat.
Selama perjalanan ditayangkan film animasi, film action, video clip, dan film dokumenter kereta api. Kursi empuk warna merah, AC adem di awal, tapi pas di CN sampai GMR ngadat, jadinya gerah, meja gak ada, goncangan biasa, footrest kecil, pintu gak otomatis tapi selalu tertutup rapat / tidak kebuka sendiri.
Sekian TR singkat saya  [/spoiler]
|