19-11-2011, 12:16 AM
iya digurun pasir di Arizona di AS ada kalau gak salah.
|
Bahan Bakar lokomotif
|
|
19-11-2011, 12:16 AM
iya digurun pasir di Arizona di AS ada kalau gak salah.
22-12-2011, 07:38 PM
kyanya balik pake mesin uap oke juga...suaranya itu lho...gujes gujes
kehilangan pakuan express
23-12-2011, 11:30 AM
(22-12-2011, 07:38 PM)bhecksdead Wrote: kyanya balik pake mesin uap oke juga...suaranya itu lho...gujes gujes pakai lok wap lagi? untuk keperluan wisata mungkin bisa. tapi kalo untuk kepentingan bisnis angkutan barang dan penumpang, wah itu buruk sekali. [spoiler=tidak efisien] mesin wap efisiensinya kira2 3 kali lebih buruk dari diesel. artinya, konsumsi bbm per km nya 3 kali lipat dari lok diesel yang setara tenaganya, bila menggunakan bbm sejenis. apalagi kalau bahan bakarnya tidak sejenis seperti batubara atau kayu, yang kalorinya dibawah solar, pasti lebih boros berlipat2 kali. lok wap sangat doyan minum air. beberapa lok besar dengan tender harus minum pada jarak 70 km. lok2 kecil tentu lebih pendek lagi jaraknya untuk minum. ini perlu infrastruktur tambahan dibeberapa titik perhentian seperti menara air, keran, pompa. semua itu berarti akan membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak. terlalu banyak berhenti untuk minum dan makan (batubara/kayu/minyak/bagas), tidak baik dalam hal waktu tempuh, juga membebani trafik disuatu jalur. lebih2 jika jalurnya sangat sibuk. dalam era persaingan ketat dengan moda lain, efisiensi disegala lini menjadi kunci penting memenangkan kompetisi. dan lok wap terbukti menjadi problem bagi perusahaan kereta akibat ketidakefisienan dari karakteristiknya itu. itulah mengapa lok wap semenjak tahun 50 an hampir semuanya "wassalam" diganti oleh sistem yang lebih efisien dan handal : lok diesel. [/spoiler]
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
23-12-2011, 11:50 AM
Pernah tahu dari baca-baca, bahwa bio diesel lebih ramah lingkungan daripada solar.
Mohon pencerahan, bio diesel itu jenis makanan atau minuman apa dan bagaimana?
12-01-2012, 05:28 AM
Kalo dari pelajaran yg saya dapat di sekolah. Bahan bakar untuk diesel ada 2 jenis, Bahan Bakar ringan dan berat.
Yg ringan: > HSD (High speed diesel) / solar. Yg berat (musti dipanaskan terlebih dahulu karena sangat kental) : > MDF: Marine Diesel Fuel > MDO: Marine Diesel Oil > MFO: Marine Fuel Oil. dan biasanya digunakan untuk mesin kapal antar negara. ![]() CMIIW
12-01-2012, 08:20 AM
(23-12-2011, 11:50 AM)pardjono Wrote: Pernah tahu dari baca-baca, bahwa bio diesel lebih ramah lingkungan daripada solar. Waktu tanya nggak kepikir ada http://id.wikipedia.org/wiki/Biodiesel dan http://en.wikipedia.org/wiki/Biodiesel
15-01-2012, 08:18 PM
15-01-2012, 10:36 PM
Berbicara masalah bahan bakar,
masinis sekarang jauh lebih enak dan nyaman. Mau berangkat, hanya butuh waktu yang tidak lama untuk memanaskan Loko. Coba tanya masinis jaman dulu, pagi mau berangkat, sorenya sudah mempersiapkan kayu atau batubara, untuk pemanasan, memasak air ! Jaman sekarang, tidak ada kesibukan atau acara, seperti gambar dibawah ini, penampilan Loko, juga lebih sedap dipandang. [spoiler] [/spoiler][spoiler] [/spoiler]Dari ngobrol-ngobrol dengan para pensiunan masinis " sepur kluthuk" , beliau-beliau selalu mempunyai kenangan manis, bisa sambil memasak saat loko berjalan atau bekerja ! Taruh singkong, tidak lama, bisa langsung dimakan, matang selama perjalanan. Jadi, jangan heran, sambil Sang Kluthuk berjalan, tangan juga usil, cabut kiri, cabut kanan ! HSD, ya Solar seperti yang dulu ada di SPBU, sebelum diganti dengan Bio Solar, yang katanya ditambah minyak Kelapa Sawit dengan sedikit olahan, mungkin sekitar 5 % nya. Tapi percayalah, paling enak tetap Bio Pecel ! Bisa langsung di : Masih kurang percaya , Bio Pecel enak gila ? ![]()
15-01-2012, 10:52 PM
o ya. saya belum tahu apa itu minyak bakar yang untuk lok wap. apakah sama dengan mfo yang buat bahan bakar kapal, atau jenis minyak lain?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
15-01-2012, 11:08 PM
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|