Posts: 397
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
8
(05-07-2011, 09:39 AM)adif septian Wrote: (11-05-2011, 12:18 AM)Adi Sutjipto Wrote: Inilah wajah Setasiun Malang Kotabaru yang pertama, yang terletak di Jalan P. Sudirman.
Posisinya, ada dibelakang Setasiun Malang Kotabaru yang sekarang.
Dimana, yang sekarang menjadi Jalur 9, dahulu adalah Jalur 1.
Gambar 01 - 03, tampak depan.
Gambar 01
![[Image: MLL01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL01.jpg)
Gambar 02
![[Image: MLL02.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL02.jpg)
Gambar 03
![[Image: MLL03.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL03.jpg)
Gambar 04
![[Image: MLL04.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL04.jpg)
Inilah bagian belakang, tempat berkantor Sintelis, Jalan Jembatan dll.
Gambar 05
![[Image: MLL05.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL05.jpg)
Lori inspeksi, disimpan disini.
Astaga... baru ngerti kalo di situ ada lorinya juga,
Baru ngerti juga bangunan lamanya ada di situ.
Btw nih stasiun sekarang jadi tambah rame setelah Senja Kediri diberangkatin dari sini.
Nampaknya bangunan yang menghadap jalan Pangsar Sudirman sudah mengalami perubahan. Arsitekturnya sudah tidak mewakili lagi ciri-ciri bangunan akhir tahun 1800 an (jika merujuk pada pembukaan jalur Bangil - Malang 1879). CMIIW. Mungkin dubah ketika stasiun dihadapkan ke Barat.
Omong-omong, sekarang tidak bebas lagi memotret di ML yaaaa?
Terakhir saya memotret loko di sana dua minggu lalu, diteriakin sama orang-orang Dipo hehehehe......
Mungkin sebentar lagi mau dipasang rambu "kamera coret"
Salam Spoor,
Posts: 1,368
Threads: 0
Joined: Jan 2011
Reputation:
40
(25-07-2011, 10:53 AM)Toto Wrote: (05-07-2011, 09:39 AM)adif septian Wrote: (11-05-2011, 12:18 AM)Adi Sutjipto Wrote: Inilah wajah Setasiun Malang Kotabaru yang pertama, yang terletak di Jalan P. Sudirman.
Posisinya, ada dibelakang Setasiun Malang Kotabaru yang sekarang.
Dimana, yang sekarang menjadi Jalur 9, dahulu adalah Jalur 1.
Gambar 01 - 03, tampak depan.
Gambar 01
![[Image: MLL01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL01.jpg)
Gambar 02
![[Image: MLL02.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL02.jpg)
Gambar 03
![[Image: MLL03.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL03.jpg)
Gambar 04
![[Image: MLL04.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL04.jpg)
Inilah bagian belakang, tempat berkantor Sintelis, Jalan Jembatan dll.
Gambar 05
![[Image: MLL05.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL05.jpg)
Lori inspeksi, disimpan disini.
Astaga... baru ngerti kalo di situ ada lorinya juga,
Baru ngerti juga bangunan lamanya ada di situ.
Btw nih stasiun sekarang jadi tambah rame setelah Senja Kediri diberangkatin dari sini.
Nampaknya bangunan yang menghadap jalan Pangsar Sudirman sudah mengalami perubahan. Arsitekturnya sudah tidak mewakili lagi ciri-ciri bangunan akhir tahun 1800 an (jika merujuk pada pembukaan jalur Bangil - Malang 1879). CMIIW. Mungkin dubah ketika stasiun dihadapkan ke Barat.
Omong-omong, sekarang tidak bebas lagi memotret di ML yaaaa?
Terakhir saya memotret loko di sana dua minggu lalu, diteriakin sama orang-orang Dipo hehehehe......
Mungkin sebentar lagi mau dipasang rambu "kamera coret"
Salam Spoor,
ane gpp kok. mungkin ente diteriakin wkt mau fotoin interior KA Nusantara yang hari minggu minggu lalu baru ke malang ya???
Posts: 1,485
Threads: 0
Joined: Apr 2009
Reputation:
13
(25-07-2011, 10:53 AM)Toto Wrote: [spoiler]
(05-07-2011, 09:39 AM)adif septian Wrote: (11-05-2011, 12:18 AM)Adi Sutjipto Wrote: Inilah wajah Setasiun Malang Kotabaru yang pertama, yang terletak di Jalan P. Sudirman.
Posisinya, ada dibelakang Setasiun Malang Kotabaru yang sekarang.
Dimana, yang sekarang menjadi Jalur 9, dahulu adalah Jalur 1.
Gambar 01 - 03, tampak depan.
Gambar 01
![[Image: MLL01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL01.jpg)
Gambar 02
![[Image: MLL02.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL02.jpg)
Gambar 03
![[Image: MLL03.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL03.jpg)
Gambar 04
![[Image: MLL04.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL04.jpg)
Inilah bagian belakang, tempat berkantor Sintelis, Jalan Jembatan dll.
Gambar 05
![[Image: MLL05.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL05.jpg)
Lori inspeksi, disimpan disini.
Astaga... baru ngerti kalo di situ ada lorinya juga,
Baru ngerti juga bangunan lamanya ada di situ.
Btw nih stasiun sekarang jadi tambah rame setelah Senja Kediri diberangkatin dari sini. [/spoiler]
Nampaknya bangunan yang menghadap jalan Pangsar Sudirman sudah mengalami perubahan. Arsitekturnya sudah tidak mewakili lagi ciri-ciri bangunan akhir tahun 1800 an (jika merujuk pada pembukaan jalur Bangil - Malang 1879). CMIIW. Mungkin dubah ketika stasiun dihadapkan ke Barat.
Omong-omong, sekarang tidak bebas lagi memotret di ML yaaaa?
Terakhir saya memotret loko di sana dua minggu lalu, diteriakin sama orang-orang Dipo hehehehe......
Mungkin sebentar lagi mau dipasang rambu "kamera coret"
Salam Spoor,
DIPO sebenarnya merupakan area yang bukan untuk umum, cuman memangterkadang orang DIPO memberikan kelonggaran, tapi selayaknya kita sebagai orang luar yang ingin mengambil gambar, melihat-lihat, dan lain sebagainya di dalam DIPO memang seharusnya ijin terlebih dahulu...
tidak salah jika kita memasuki rumah orang kemudian orang yang punya marah kan...
SALAM SPOOR
Posts: 3,141
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
106
(28-07-2011, 06:48 PM)rayka Wrote: [spoiler]
(25-07-2011, 10:53 AM)Toto Wrote: [spoiler]
(05-07-2011, 09:39 AM)adif septian Wrote: (11-05-2011, 12:18 AM)Adi Sutjipto Wrote: Inilah wajah Setasiun Malang Kotabaru yang pertama, yang terletak di Jalan P. Sudirman.
Posisinya, ada dibelakang Setasiun Malang Kotabaru yang sekarang.
Dimana, yang sekarang menjadi Jalur 9, dahulu adalah Jalur 1.
Gambar 01 - 03, tampak depan. Astaga... baru ngerti kalo di situ ada lorinya juga,
Baru ngerti juga bangunan lamanya ada di situ.
Btw nih stasiun sekarang jadi tambah rame setelah Senja Kediri diberangkatin dari sini. [/spoiler]
Nampaknya bangunan yang menghadap jalan Pangsar Sudirman sudah mengalami perubahan. Arsitekturnya sudah tidak mewakili lagi ciri-ciri bangunan akhir tahun 1800 an (jika merujuk pada pembukaan jalur Bangil - Malang 1879). CMIIW. Mungkin dubah ketika stasiun dihadapkan ke Barat.
Omong-omong, sekarang tidak bebas lagi memotret di ML yaaaa?
Terakhir saya memotret loko di sana dua minggu lalu, diteriakin sama orang-orang Dipo hehehehe......
Mungkin sebentar lagi mau dipasang rambu "kamera coret"
Salam Spoor, [/spoiler]
DIPO sebenarnya merupakan area yang bukan untuk umum, cuman memangterkadang orang DIPO memberikan kelonggaran, tapi selayaknya kita sebagai orang luar yang ingin mengambil gambar, melihat-lihat, dan lain sebagainya di dalam DIPO memang seharusnya ijin terlebih dahulu...
tidak salah jika kita memasuki rumah orang kemudian orang yang punya marah kan...
SALAM SPOOR
Mas Toto,
Benar yang dikatakan Mas Rayka.
Memang, saya sendiri sering melihat, terutama ada salah pengertian dari orang luar, terhadap area dalam setasiun.
Yang paling sering adalah, jika ada pasangan calon pengantin yang ingin membuat foto-foto untuk Pre Wedding dengan juru foto, dari keluarganya sendiri.
Kadang, mereka, karena merasa sudah membeli karcis peron, lalu bisa bebas melakukan aktifitasnya. Setelah sampai didalam, segera mengeluarkan peralatannya.
Ini lain, dengan para penumpang yang berfoto sejenak, sebelum mereka naik kekereta dan pergi.
Dan seringnya, karena kurang tahu, jika sudah ijin dengan KS nya, dikira dapat foto disemua areal yang ada didalam tasiun.
Sehingga, mereka biasanya lalu pindah-pindah lokasi pemotretan, kadang kedekat rumah sinyal, dan yang sering, terus mendekati loko/ masuk kedalam Area Depo Traksi.
Memang, mereka mungkin tidak tahu, setiap Divisi mempunyai Kepala sendiri-sendiri dan saling tidak berkaitan dalam urusan kedalamnya.
Sehingga, ketika wilayah kerjanya dimasukki orang asing, terlebih untuk kegiatan foto-foto didalam lokasi yang memang tidak boleh untuk mengambil gambar sembarangan tanpa ijin, dengan pertimbangan keamanan tentunya, mereka menjadi kaget.
Tadi sudah ijin dengan KS nya, kata mereka.
Padahal, waktu ijin, biasanya untuk mengambil gambar disekitar peron yang ada tulisan nama Setasiunnya, biasanya.
Tidak sampai masuk kedalam atau kebelakang.
Setelah ditegur atau diberi tahu, pada akhirnya, mereka maklum.
Karena, orang awam, biasanya memang tidak tahu,
Loko dari berhenti dan masih disiapkan, berada dibawah wewenang Divisi Sarana.
Lalu mulai dipersiapkan menyambung, bagian DK, lalu setelah semua rangkaian tersambung, dan mulai masuk Spoor 1, sekarang menjadi bagian dari Ops dll.
Memang untuk foto-foto Pre Wedding, terlebih yang mempergunakan Photographer Proff, karena mereka bekerja dan mendapatkan hasil dari pekerjaannya tersebut, tentunya ada kompensasi/ kontribusi yang juga diberikan kepada pihak setasiun.
Ini semata untuk membantu mengurangi beban setasiun, untuk tambahan kebersihan, atau mungkin untuk kegiatan yang bersifat sosial/dadakan lainnya.
Dan biasanya, mereka yang sering memotret di areal inipun, sudah mengetahuinya.
Oleh sebab itu, ketika beberapa teman yang sering berkumpul di tasiun Malang dan merencanakan untuk bergabung menjadi satu, dengan nama
RF +444, atau RF Malang, yang terdiri dari berbagai Komunitas, ada yang dari teman-teman Komuter, mereka yang sering bergabung di Semboyan 35, yang biasa di FB, atau dari IRPS, pokoknya yang sering kumpul di tasiun,
kitapun yang tua-tua, ya mengamini saja, karena tujuannya baik.
Bergabung menjadi satu dan pada akhirnya, membuat seragam.
Ini semata juga untuk memudahkan melihat, dan saling mengingatkan sewaktu berada didalam areal tasiun.
Juga sudah diadakan pembinaan dan kesepakatan dengan semua KS dan Kepala Divisi/ Pengawas yang ada di setasiun, untuk memakai seragam jika ingin memotret, dan tak lupa, permisi atau kulonuwun, sesuai dengan kebiasaan baik kita.
Karena memang pernah terjadi, ada yang motret seenaknya, ketika ditegur, menjawab bahwa ini sepur milik negara !
Untungnya, mereka bukan RF yang tergabung, tapi partikeliran, ini yang susah.
Dan dengan seringnya mengadakan kegiatan disetasiun, misal, Posko Lebaran, Natal atau Tahun Baru, menghias Loko dan kereta jika ada launching rangkaian baru, sampai ikut membereskan sandaran kepala pada rabngkaian Gajayana, akhirnya juga mulai dikenal orang perorangnya, oleh para petugas di Sta ML.
Jadi, lebih leluasa, karena mereka mengenal para RF yang biasanya kumpul di tasiun ML dan sering membantu.
Inilah yang dari dulu sering saya katakan, Tak Kenal Maka Tak Sayang, ha...ha...ha...
Mungkin jika ada teman-teman yang dari luar kota, dan kebetulan ingin mengambil gambar di tasiun ML, monggo, silakan datang, biasanya ada saja setiap hari, para RF yang nongkrong di Warung Depo, diseberang PPKA, di Spoor 9.
Mungkin dengan ditemani para RF yang sudah dikenal petugas, anda semua, semoga dapat leluasa blusukan di areal Sta ML.
Sekian dahulu sedikit tanggapan dari saya,
semoga dapat mengurangi kekecewaan Mas Toto, yang sudah beberapa kali bertemu dengan saya di tasiun ML.
S4 dari saya,
[ Sepurane Seandainya Saya Salah ]
Salam 35 !
 
Posts: 397
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
8
(28-07-2011, 06:48 PM)rayka Wrote: (25-07-2011, 10:53 AM)Toto Wrote: [spoiler]
(05-07-2011, 09:39 AM)adif septian Wrote: (11-05-2011, 12:18 AM)Adi Sutjipto Wrote: Inilah wajah Setasiun Malang Kotabaru yang pertama, yang terletak di Jalan P. Sudirman.
Posisinya, ada dibelakang Setasiun Malang Kotabaru yang sekarang.
Dimana, yang sekarang menjadi Jalur 9, dahulu adalah Jalur 1.
Gambar 01 - 03, tampak depan.
Gambar 01
![[Image: MLL01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL01.jpg)
Gambar 02
![[Image: MLL02.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL02.jpg)
Gambar 03
![[Image: MLL03.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL03.jpg)
Gambar 04
![[Image: MLL04.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL04.jpg)
Inilah bagian belakang, tempat berkantor Sintelis, Jalan Jembatan dll.
Astaga... baru ngerti kalo di situ ada lorinya juga,
Baru ngerti juga bangunan lamanya ada di situ.
Btw nih stasiun sekarang jadi tambah rame setelah Senja Kediri diberangkatin dari sini. [/spoiler]
Nampaknya bangunan yang menghadap jalan Pangsar Sudirman sudah mengalami perubahan. Arsitekturnya sudah tidak mewakili lagi ciri-ciri bangunan akhir tahun 1800 an (jika merujuk pada pembukaan jalur Bangil - Malang 1879). CMIIW. Mungkin dubah ketika stasiun dihadapkan ke Barat.
Omong-omong, sekarang tidak bebas lagi memotret di ML yaaaa?
Terakhir saya memotret loko di sana dua minggu lalu, diteriakin sama orang-orang Dipo hehehehe......
Mungkin sebentar lagi mau dipasang rambu "kamera coret"
Salam Spoor,
DIPO sebenarnya merupakan area yang bukan untuk umum, cuman memangterkadang orang DIPO memberikan kelonggaran, tapi selayaknya kita sebagai orang luar yang ingin mengambil gambar, melihat-lihat, dan lain sebagainya di dalam DIPO memang seharusnya ijin terlebih dahulu...
tidak salah jika kita memasuki rumah orang kemudian orang yang punya marah kan...
SALAM SPOOR
Saya sebenarnya tidak masuk Dipo dan hanya memotret loko yang berada di luar. Tahun lalu, saya memotret di lokasi yang sama. Tetapi kali ini diteriaki. Ya gpp lah.... hitung2 buat pengalaman heheheh. Memang sih sebaiknya minta ijin dulu. Saya setuju. Hanya saja sebagai orang berlatarbelakang hukum, yang saya ketahui segala peraturan seyogyanya tidak dijalankan secara kaku alias harus kontekstual (melihat konteks permasalahan) dan selalu ada pengecualian. Toh pengambilan foto pada posisi yang sama dapat saya lakukan jika saya memasang lensa tele dari jauh karena posisi loko memang tidak berada dalam Dipo hehehehe.
Sekali lagi, dilihat dari aspek normatif, saya memang salah. Dan ini menjadi pengalaman berharga bagi saya sebagi tukang foto keliling
Salam Spoor juga,
Posts: 1,485
Threads: 0
Joined: Apr 2009
Reputation:
13
(02-08-2011, 01:59 PM)Toto Wrote: (28-07-2011, 06:48 PM)rayka Wrote: (25-07-2011, 10:53 AM)Toto Wrote: [spoiler]
(05-07-2011, 09:39 AM)adif septian Wrote: (11-05-2011, 12:18 AM)Adi Sutjipto Wrote: Inilah wajah Setasiun Malang Kotabaru yang pertama, yang terletak di Jalan P. Sudirman.
Posisinya, ada dibelakang Setasiun Malang Kotabaru yang sekarang.
Dimana, yang sekarang menjadi Jalur 9, dahulu adalah Jalur 1.
Gambar 01 - 03, tampak depan.
Gambar 01
![[Image: MLL01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL01.jpg)
Gambar 02
![[Image: MLL02.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL02.jpg)
Gambar 03
![[Image: MLL03.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL03.jpg)
Gambar 04
![[Image: MLL04.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/MLL04.jpg)
Inilah bagian belakang, tempat berkantor Sintelis, Jalan Jembatan dll.
Astaga... baru ngerti kalo di situ ada lorinya juga,
Baru ngerti juga bangunan lamanya ada di situ.
Btw nih stasiun sekarang jadi tambah rame setelah Senja Kediri diberangkatin dari sini. [/spoiler]
Nampaknya bangunan yang menghadap jalan Pangsar Sudirman sudah mengalami perubahan. Arsitekturnya sudah tidak mewakili lagi ciri-ciri bangunan akhir tahun 1800 an (jika merujuk pada pembukaan jalur Bangil - Malang 1879). CMIIW. Mungkin dubah ketika stasiun dihadapkan ke Barat.
Omong-omong, sekarang tidak bebas lagi memotret di ML yaaaa?
Terakhir saya memotret loko di sana dua minggu lalu, diteriakin sama orang-orang Dipo hehehehe......
Mungkin sebentar lagi mau dipasang rambu "kamera coret"
Salam Spoor,
DIPO sebenarnya merupakan area yang bukan untuk umum, cuman memangterkadang orang DIPO memberikan kelonggaran, tapi selayaknya kita sebagai orang luar yang ingin mengambil gambar, melihat-lihat, dan lain sebagainya di dalam DIPO memang seharusnya ijin terlebih dahulu...
tidak salah jika kita memasuki rumah orang kemudian orang yang punya marah kan...
SALAM SPOOR
Saya sebenarnya tidak masuk Dipo dan hanya memotret loko yang berada di luar. Tahun lalu, saya memotret di lokasi yang sama. Tetapi kali ini diteriaki. Ya gpp lah.... hitung2 buat pengalaman heheheh. Memang sih sebaiknya minta ijin dulu. Saya setuju. Hanya saja sebagai orang berlatarbelakang hukum, yang saya ketahui segala peraturan seyogyanya tidak dijalankan secara kaku alias harus kontekstual (melihat konteks permasalahan) dan selalu ada pengecualian. Toh pengambilan foto pada posisi yang sama dapat saya lakukan jika saya memasang lensa tele dari jauh karena posisi loko memang tidak berada dalam Dipo hehehehe.
Sekali lagi, dilihat dari aspek normatif, saya memang salah. Dan ini menjadi pengalaman berharga bagi saya sebagi tukang foto keliling
Salam Spoor juga,
terimkasih atas kebijaksanaan tanggapan bang TOTO
Posts: 294
Threads: 0
Joined: Jun 2011
Reputation:
2
wah kalo pagi st malang rame nih...
gajayana, matarmaja, malabar, senja kediri parkir di jalur berapa aja ya???
Esok lusa boleh kita jumpa pula
Posts: 409
Threads: 0
Joined: Aug 2010
(10-08-2011, 04:13 PM)rangga.pradipta Wrote: wah kalo pagi st malang rame nih...
gajayana, matarmaja, malabar, senja kediri parkir di jalur berapa aja ya???
menjelang arus mudik, Malang akan semakin rame. Total akan ada 6 rangkaian yg istirahat disana. Selain reguler gajayana, malabar, matarmaja, dan senja kediri, akan ada jg gajayana lebaran dan matarmaja lebaran...
semakin penuh aja ni stasiun........
Posts: 3,141
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
106
Setasiun Malang Kotabaru, 10 Agustus 2011
[spoiler]
![[Image: ML01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/ML01.jpg) [/spoiler]
[spoiler]
![[Image: ML02.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/ML02.jpg) [/spoiler]
[spoiler]
![[Image: ML03.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/ML03.jpg) [/spoiler]
Posts: 409
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Nyumbang lagi ah
Kesibukan Malang Kotabaru di sore hari...
|