(13-05-2010, 12:29 PM)Patas_Purwakarta Wrote: ane sih sering naik odong-odong jakarta - purwakarta,rasanya mantap tenaan.
buat yang balom pernah nyobain,buruan!sekarang keretanya udah di "anaktirikan".semoga aja ga sampe dihapus trayeknya.
Odong-odong PWK memang cukup membuat saya seperti kembali ke masa di mana odong-odong PWK dengan KRD Shinko MCW 302 masih berdinas.
Kesan dari dua odong-odong yang sama di era yang berbeda:
* Odong-odong era MCW 302
- KA-nya 4 kereta corak biru-kuning campuran hijau-putih, sangat sesak dengan penumpang (seringkali 2 tingkat alias dengan ataper atau 'superman' berikut 'tarzan' di pintu).
- Interior dipenuhi bau tak sedap, kursi banyak yang amburadul terutama di kereta tengah.
- Guncangannya saat berjalan lumayan terasa, hingga membuat saya hampir 'muntah'.
- Penjual asongan selalu berbaur di tengah sesaknya penumpang saat KA berjalan.
- Sering terlambat tiba di KRW dan PWK.
* Odong-odong era K3 (sekarang)
- KA-nya apik, jarang ada 'tarzan' tetapi masih ada ataper-nya.
- Guncangan sepertinya cukup terasa tetapi tidak sampai membuat 'muntah'.
- Penjual asongan tidak separah dulu, tetapi cukup mengganggu (ada saja yang menepuk pundak penumpang sekedar membangunkan dan suara mereka cukup bising).
- Keterlambatan sepertinya masih belum selesai dibenahi oleh PT. KA.
- Kursinya banyak yang 'amburadul' di kereta penumpang tengah.
CMIIW, karena ini pengalaman pribadi...<img src='http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png'>
(13-05-2010, 12:29 PM)Patas_Purwakarta Wrote: ane sih sering naik odong-odong jakarta - purwakarta,rasanya mantap tenaan.
buat yang balom pernah nyobain,buruan!sekarang keretanya udah di "anaktirikan".semoga aja ga sampe dihapus trayeknya.
Odong-odong PWK memang cukup membuat saya seperti kembali ke masa di mana odong-odong PWK dengan KRD Shinko MCW 302 masih berdinas.
Kesan dari dua odong-odong yang sama di era yang berbeda:
* Odong-odong era MCW 302
- KA-nya 4 kereta corak biru-kuning campuran hijau-putih, sangat sesak dengan penumpang (seringkali 2 tingkat alias dengan ataper atau 'superman' berikut 'tarzan' di pintu).
- Interior dipenuhi bau tak sedap, kursi banyak yang amburadul terutama di kereta tengah.
- Guncangannya saat berjalan lumayan terasa, hingga membuat saya hampir 'muntah'.
- Penjual asongan selalu berbaur di tengah sesaknya penumpang saat KA berjalan.
- Sering terlambat tiba di KRW dan PWK.
* Odong-odong era K3 (sekarang)
- KA-nya apik, jarang ada 'tarzan' tetapi masih ada ataper-nya.
- Guncangan sepertinya cukup terasa tetapi tidak sampai membuat 'muntah'.
- Penjual asongan tidak separah dulu, tetapi cukup mengganggu (ada saja yang menepuk pundak penumpang sekedar membangunkan dan suara mereka cukup bising).
- Keterlambatan sepertinya masih belum selesai dibenahi oleh PT. KA.
- Kursinya banyak yang 'amburadul' di kereta penumpang tengah.
CMIIW, karena ini pengalaman pribadi...