Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Seputar KA Serayu
Lagi2 rinja dialami KA Serayu... Tengsin

Home » SmCetak » Dua Warga Dapat Penghargaan
Dua Warga Dapat Penghargaan
Selamatkan Perjalanan KA
29 September 2016 0:07 WIB
PURWOKERTO - 2 orang yang berperan mencegah terjadinya kecelakaan KA Serayu pada Rabu (3/8) lalu menerima penghargaan dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop V Purwokerto. Mereka adalah Suparmin dan Ardi warga Desa Bajing Kulon, Kecamatan Kroya, Cilacap. Penghargaan diserahkan Vice Presiden PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop V Purwo-kerto, Dwi Erni Ratnawati bersamaan dengan upacara HUT Ke-71 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) di halaman kantor Daop V, Rabu (28/9). Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop V, Ixfan Hendriwintoko menambahkan, KA Serayu , Rabu (3/8) lolos dari peristiwa yang dapat membahayakan perjalanan kereta api akibat rel yang sompek (gompal) sepanjang 15 cm. KA jurusan Purwokerto – Jakarta Pasar Senen lewat Bandung dihentikan oleh Suparmin dan Ardi sebelum melintasi rel yang gompal di Km 400+800 di Desa Bajing Kulon, Kecamatan Kroya, Cilacap.

Ixfan Hendriwintoko menyebutkan perjalanan KA Serayu yang menarik 8 gerbong dengan 582 penumpang itu selamat berkat aksi luar biasa yang ditunjukan oleh Suparmin (55) dan Ardi (60), warga Jl Perkutut, Desa Bajing Kulon, Kecamatan Kroya, Cilacap. Dia mengatakan, rel yang gompal dengan panjang 15 cm dan tebal sekitar 3 cm itu bila dilalui oleh kereta membahayakan keselamatan perjalanan kereta. Beruntung Suparmin yang hendak ke sawah melihatnya dan melaporkan ke Ardi, pensiunan pegawai PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

Berhasil Menghentikan
Ardi kemudian berlari karena tahu ada KA Serayu yang akan lewat dan berhasil menghentikan. Sedangkan Suparmin berusaha menutup rel yang gompal dengan balok kayu agar KA yang melintas tidak anjlok. Berkat kesigapan 2 orang itu, perjalanan KA Serayu pun terhindar dari ancaman bahaya.

Menurut Erni, pihaknya berterima kasih atas kepedulian 2 warga Kroya tersebut. Karena atas kepeduliannya, perjalanan KA Serayu bisa lolos dari ancaman kecelakaan. Dia berharap warga masyarakat yang lain pun memiliki kepedulian terhadap PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang merupakan aset bangsa dan negara. Ixfan menambahkan, dalam rangka HUT ini, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop V juga menggelar banyak kegiatan baik untuk internal pegawai maupun para pelanggan jasanya. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga mengundang banyak mitra kerja untuk mengikuti kegiatan dan me – nyemarakan perayaan HUT tersebut.


Ada juga baksi sosial, donor darah dan pemeriksaan gula darah gratis dan talk show dengan pelanggan PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Tema peringatan Everyday is Safety Day, Safety Day Has No Holiday atau ”Setiap Hari Adalah Hari Keselamatan, Keselamatan Tidak Mengenal Libur”. Bertepatan dengan HUT, pada Rabu (28/9) dilaksanakan upacara di halaman kantor Daop V Purwokerto. (G23-45)


Sumber :
http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/d...nghargaan/

Reply
Semenjak kebijakan penghapusan kereta aling-aling ka serayu masih setia membawa B kadang ditaruk di depan kadang juga di taruh paling belakang. Apakah B ini berfungsi untuk kereta barang? Tetapi saya pernah naik ini KA untuk rute CMI-PSE dan CMI-PWT saya memperhatikan tidak ada kegiatan bongkar muat di gerbong B tersebut. Jadi apa karena ada laim hal B di KA Serayu masih ttp dibawa?
Pengen jadi Railpen  Ngakak
Reply
Kawan2, saya rencananya mau naik Ranggajati nih, tetapi sebelumnya saya naik Serayu Malam PSE-PWT. Serayu Malam sampe PWT jam 07:33, Ranggajati berangkat PWT jam 08:13 (beda 40 menitan). Kira-kira Serayu Malam terlambat tidak ya tiba di PWT supaya saya bisa lanjut Ranggajati? Atau saya turun di Kroya (KYA) saja? Thanks.

Alasan saya turun PWT supaya bisa beli sarapan dulu di stasiun dan saya belum pernah ke KYA. Hahaha...
Hanya seorang penglaju Jakarta-Bandung
Banyak sekali kenangan manis di antara Stasiun Jatinegara - Stasiun Bandung
Reply
(23-11-2016, 07:34 AM)Batpod Wrote: Kawan2, saya rencananya mau naik Ranggajati nih, tetapi sebelumnya saya naik Serayu Malam PSE-PWT. Serayu Malam sampe PWT jam 07:33, Ranggajati berangkat PWT jam 08:13 (beda 40 menitan). Kira-kira Serayu Malam terlambat tidak ya tiba di PWT supaya saya bisa lanjut Ranggajati? Atau saya turun di Kroya (KYA) saja? Thanks.

Alasan saya turun PWT supaya bisa beli sarapan dulu di stasiun dan saya belum pernah ke KYA. Hahaha...

beberapa kali naik serayu malam sempe PWT sih ontime ko mas.
tapi kalo mau naik sepur sambungan kaya gitu ya gak recomen deh. liat peraturan dibalik tiketnya mas.
kalo telat tiket dianggap hangus dan pt sepur tidak bertanggung jawab atas keterlambatan sepur pertama yang anda naiki..
mending turun kroya sih mas. di KYA juga kan pasti ada yg jualan
Reply
Kalo beda cuma 40 menitan jangan deh mas sanhat riskan kalo jedanya cuma segitu kecuali ada jeda sekitar 2jam an masih aman. Kaya saran om triez mendingan turun di Kroya ajadeh. Penjelasan sebelumnya kalo ga salah banyak penumpang yg turun kroya jd bisa tambah leluasa deh milih seat di ranggajati nya
Pengen jadi Railpen  Ngakak
Reply
Serayu berhenti di Cikampek per 1 April 2017.
Hanya seorang penglaju Jakarta-Bandung
Banyak sekali kenangan manis di antara Stasiun Jatinegara - Stasiun Bandung
Reply
untuk pertama kalinya naik ini KA dari senen ke pwt di tgl 08-02-2018
semoga berkesan
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 5 Guest(s)