Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mblusuk Jalur Lori jaman Belanda
mantap mblusukan nya....
banyak PIC lebih puas..... Tersenyuum
Reply
(03-08-2010, 06:45 PM)hamdi robby Wrote: Oia mas klo q dengar2 dari cerita bapakQ, jalur rambi-balung-lumajang ini d bunuh pada tahun 70an.
berarti sepur gauge 1067 hanya sebentar beroprasi??????

tapi yg buat q heran, kenapa d jember d buat jalur gauge 600 y????
padahal kan sudah ada 2 gauge yg sangat meluas jaringanx d jember, yaitu:
* gauge 1067 yg menjadi standart indonesia.
* gauge 700 milik PG semboro yg jaringanx hingga kab.lumajang(menyatu dg PG jatiroto).

padahl klo d pikir2 lg, perbedaan gauge akan berpengaruh pada luas jaringan atau daya jangkau sepur itu?????

Karena jalur ini milik SS, dan perusahaan Belanda ini sudah punya standar sendiri soal gaugenya. Kalau tidak, bahkan semua pabrik gula di Indonesia ingin menyeragamkan gaugenya yang berkoneksi dengan lintas SS, NISM, dll dulunya. Pertanyaan yang sama, kenapa NISM dulu bersikeras memakai gauge 1435 mm daripada bersatu dengan SS yang memakai 1067 mm..

[Image: 4860986383_7d35fd903e_b.jpg]
Reply
y itulah klo sudah sama2 egois n g ada yg mau mengalah.
ujung2x jadi susah sendiri saat ingin mengembangkan jalur KA.

mungkin itulah arti "BHINEKA TUNGGAL IKA"
meski berbeda(gauge) tetapi tetap 1 railfansIndonesiaIndonesiaIndonesia
Cinta MembaraCinta Membara
biarpun jalur lori tertutup tanah, kau takkan luput dari pandanganku.........Was Was
Reply
Ternyata di Mojopanggung masih ada sisa2 loko uap yg selamat dari perucatan (selain lok D 1 dan D 8), tapi kenapa di database pakdhe Rob Dickinson ditulis sdh dirucat semua?

Foto lok B 4D (perhatikan di sebelah kanan nampak lok uap buatan OK yg bergandar D)

[Image: a100_8312.jpg]


B 4D lagi (di depannya nampak ada lok uap bergandar E, mana mungkin Mojopanggung punya lok E?)

[Image: mojo1.jpg]


Silahkan liat disini, dan bandingkan dengan foto2 diatas
Reply
(05-08-2010, 01:33 PM)sepur_lori Wrote: Ternyata di Mojopanggung masih ada sisa2 loko uap yg selamat dari perucatan (selain lok D 1 dan D 8), tapi kenapa di database pakdhe Rob Dickinson ditulis sdh dirucat semua?

Foto lok B 4D (perhatikan di sebelah kanan nampak lok uap buatan OK yg bergandar D)

[Image: a100_8312.jpg]


B 4D lagi (di depannya nampak ada lok uap bergandar E, mana mungkin Mojopanggung punya lok E?)

[Image: mojo1.jpg]


Silahkan liat disini, dan bandingkan dengan foto2 diatas
Reply
Ada info baru yaitu dlm menyambut HUT RI yg ke 65, monumen lok D 6 BALETOERI di dpn kantor PTPN IX Solo dicat dgn warna hitam tapi rangka bwh ttp merah.
Reply
(08-08-2010, 07:22 AM)sepur_lori Wrote: Ada info baru yaitu dlm menyambut HUT RI yg ke 65, monumen lok D 6 BALETOERI di dpn kantor PTPN IX Solo dicat dgn warna hitam tapi rangka bwh ttp merah.

ada PIC lebih maknyosssssss gan....... Big Grin
Reply
oia selain PG yg memanfaatkan jasa lori, kira2 perusahaan apa lagi y, yg memanfaatkan jasa lori?

q pernah dengar klo pabrik semen gresik juga mempunyai lori yg beroprasi d dalam kawasan pabrik.
mungkin ada temen2 yg lain yg bisa bantu atau nambahin?????
biarpun jalur lori tertutup tanah, kau takkan luput dari pandanganku.........Was Was
Reply
(10-08-2010, 12:18 AM)hamdi robby Wrote: oia selain PG yg memanfaatkan jasa lori, kira2 perusahaan apa lagi y, yg memanfaatkan jasa lori?

q pernah dengar klo pabrik semen gresik juga mempunyai lori yg beroprasi d dalam kawasan pabrik.
mungkin ada temen2 yg lain yg bisa bantu atau nambahin?????

Mungkin yang dimaksud bukan lori. Memang ada lok milik SG yang begitu kecil, sehingga disangka lori. Lok tersebut semacam critter, serupa dengan Hokuriku. Atau juga sejenis dengan lok milik Semen Kujang di Dawuan..

[Image: 4860986383_7d35fd903e_b.jpg]
Reply
(10-08-2010, 04:52 AM)Penjelajah Wrote:
(10-08-2010, 12:18 AM)hamdi robby Wrote: oia selain PG yg memanfaatkan jasa lori, kira2 perusahaan apa lagi y, yg memanfaatkan jasa lori?

q pernah dengar klo pabrik semen gresik juga mempunyai lori yg beroprasi d dalam kawasan pabrik.
mungkin ada temen2 yg lain yg bisa bantu atau nambahin?????

Mungkin yang dimaksud bukan lori. Memang ada lok milik SG yang begitu kecil, sehingga disangka lori. Lok tersebut semacam critter, serupa dengan Hokuriku. Atau juga sejenis dengan lok milik Semen Kujang di Dawuan..

Kalau tdk salah di Madura dlu pernah ada lori yg mengangkut garam tapi sdh lama mati. Jalurnya saja sdh tiada. Di Pongkor jg ada lori tapi dgunakan utk masuk ke dlm perut bumi dlm rangka menambang emas.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)