Posts: 531
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
5
(07-11-2011, 09:53 PM)tomrys Wrote: Usul BBM Bersubsidi untuk PT Kereta Api Ditolak
TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah menolak memberikan bahan bakar bersubsidi untuk PT Kereta Api Indonesia. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Bambang Brodjonegoro menyarankan PT Kereta mengoptimalkan dana Publik Service Obligasi (PSO) yang diberikan setiap tahun untuk operasional perusahaan.
"Fokus saja kesana, itu juga sudah subsidi. Ada PSO dan subsidi BBM, kan jadinya double, " kata Bambang di kantor Kementerian Keuangan, Senin, 7 November 2011.
Permintaan mendapatkan BBM bersubsidi datang dari PT Kereta Api yang diakukan melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Kementerian BUMN telah mengkaji permintaan tersebut. Menurut Menteri BUMN Dahlan Iskan permintaan direksi PT Kereta tersebut cukup realistis. Mereka berharap adanya BBM bersubsdisi mampu menekan biaya produksi. Sehingga tarif kereta bisa ditekan menjadi murah. Dengan begitu pengguna jasa, khususnya angkutan barang bisa lebih banyak menggunakan akses kereta api ketimbang angkutan barang lainnya, seperti truk.
Kelebihan lainnya ujar menurut Dahlan, akan menekan kemacetan lalu lintas akibat melimpahnya penggunaan truk di jalan raya setiap hari.
"kalau truk itu bisa mendapat bbm bersubsidi, kenapa kereta api tidak?,"ujarnya, di Jakarta, Selasa 1 November 2011.
Perusahaan pelat merah itu membutuhkan BBM bersubsidi untuk menekan biaya operasional sehingga moda transportasi massal ini bisa mengenakan tarif lebih murah. Penggunaan BBM dengan tarif industri diklaim menambah beban perusahaan sebesar Rp 360 miliar setahun. Perusahaan pun dibebani Pajak Pertambahan Nilai sekitar Rp 100 miliar per tahun.
Pemerintah sendiri, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012, dalam rangka kewajiban pelayanan penumpang, akan menggelontorkan dana segar sebesar Rp 770 miliar untuk PT Kereta Api dari total 2 triliun dana PSO yang dialokasikan pemerintah di tahun 2012. "Lebih baik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bisa menghitung dana PSO dengan benar. Mau pakai apapun mereka (PT. Kereta Api Indonesia (Persero)) tetap dapat subsidi," katanya.
Bambang belum bersedia menyebut langkah yang akan dilakukan Kementerian terkait permintaan BBM bersubsidi untuk Kereta Api Barang yang didukung Kementrian BUMN dan Dewan."Nanti ada pers rilisnya, tunggu saja," katanya.
ALWAN RIDHA RAMDANI | ERWINDAR
-----------------------------------------------------------
Jadi mogok dong neh...asik dah..#prihatin
Yg menolak ngasih BBM subsidi untuk KA harus kita siram HSD tuh.
Posts: 779
Threads: 0
Joined: Jun 2011
Reputation:
5
20-11-2011, 06:36 PM
(This post was last modified: 20-11-2011, 06:38 PM by dany cristian.)
Media Indonesia Wrote:Jalur KA Linggapura-Prupuk Longsor
BREBES--MICOM: Jalur kereta api (KA) penghubung Linggapura-Prupuk di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), mengalami longsor. Longsor yang terjadi pada akhir pekan lalu tidak menimbulkan gangguan perjalanan KA, karena langsung diantisipasi tim teknis dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) V Purwokerto.
Manajer Humas Daop V Purwokerto Surono mengatakan longsor terjadi pada Jumat (18/11) setelah terjadi hujan deras di wilayah setempat.
"Tanah di sekitar jalur KA yang longsor sepanjang 10 meter dan langsung diantisipasi para petugas dari Daop V. Penyingkiran longsor selesai seluruhnya hari ini. Tanah yang longsor tersebut tidak mengganggu perjalanan KA," jelas Surono, Minggu (20/11).
Selama musim penghujan tiba, jalur KA di wilayah Daop V Purwokerto baru sekali terjadi peristiwa longsor.
"Untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya peristiwa longsor lagi, pihaknya telah menambah personel untuk memantau titik-titik yang rawan bencana baik banjir, longsor maupun ambles di seluruh wilayah," katanya.
Sebab, lanjut Surono, di wilayah Daop V Purwokerto telah diidentifikasi terdapat 24 jalur yang rawan longsor. Rinciannya, 6 titik rawan banjir yang berada pada jalur antara Purwokerto-Tegal dan Purwokerto-Kutoarjo dan 6 titik rawan longsor di jalur penghubung Purwokerto-Prupuk, Purwokerto-Kutoarjo, dan Kroya-Banjarpatroman. "Sedangkan 12 titik lainnya adalah rawan ambles yakni di jalur Kroya-Banjarpatroman dan Kroya-Kutoarjo," ujar Surono.
Suara Merdeka Wrote:PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Berlakukan Larangan Merokok di Kereta
Semarang, CyberNews. Guna meningkatkan kenyamanan penumpang kereta api, PT Kereta Api melarang penumpang merokok di dalam kereta api mulai 11 November 2011. Kebijakan dilarang merokok di dalam kereta api tersebut berlaku semua kelas baik ekonomi, bisnis, maupun eksekutif.
Humas PT KA Daop IV Semarang, Sapto Hartoyo mengatakan, kebijakan ini berlaku untuk semua ruangan di kereta api. "Mulai sekarang para penumpang yang merokok tak lagi bisa merokok di restorasi. Sebab selama ini perokok kerap pindah ke gerbong restorasi untuk sekedar merokok," ujarnya, Minggu (20/11).
Larangan ini, lanjutnya, merupakan langkah untuk meningkatkan pelayanan bagi penumpang saat melakukan perjalanan dengan moda transportasi kereta api. Sebelumnya, PT KA telah menerapkan pembatasan jumlah okupansi penumpang kereta jarak jauh maksimal 100 persen.
"Alasan larangan merokok ini karena ruang kereta yang tertutup menyebabkan asap rokok tidak mudah keluar. Selain itu, aroma asap rokok juga dinilai sangat menggangu kesehatan penumpang lain khususnya bagi penumpang yang tidak merokok," tutur Sapto.
Pakar transportasi dari Universitas Katholik Soegiyapranata, Djoko Setijowarno mengatakan, larangan merokok di atas kereta sangat baik untuk penumpang. Sebab hal ini jelas akan membuat penumpang kereta lebih merasa nyaman.
Meski begitu, perusahaan transportasi pelat merah ini diminta tetap menyediakan ruangan khusus bagi perokok untuk menghormati para penumpang yang merokok. "Tidak ada salahnya jika di kereta disediakan ruang untuk merokok bagi para perokok," sarannya. udah ada realisasinya apa belum ya? 
terutama K3
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Quote:[spoiler=MTI Dukung Aksi Mogok Serikat Pekerja Kereta Api]
JAKARTA, KOMPAS.com - Forum Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mendukung rencana aksi mogok Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA). Aksi mogok tersebut direncanakan pada 6 Desember 2011. Hal ini disampaikan oleh Ketua Forum Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno, kepada Kompas.com via pesan teks, Minggu (20/11/2011).
"Jangan cuma 3 jam, bila perlu 3 hari sekalian," ujar Djoko. Menurut dia, hal itu perlu dilakukan untuk melihat keseriusan pemerintah dalam mengembangkan moda transportasi kereta api. Pemerintah, kata dia, harus konsisten. "Tidak ambigu seperti selama ini. Di satu sisi bilang membutuhkan, tapi di sisi lain dimatikan perkembangannya," tegas dia.
Djoko menyebutkan, sebenarnya pemerintah bisa dengan mudah mengatakan tidak akan mengembangkan perkeretapian dan pemerintah akan mengembangkan jalan raya. "Maka urusan menjadi clear (jelas). Semua akan maklum," tambah Djoko.
Dengan begitu, lanjut dia, penerapan kebijakan bahan bakar minyak industri dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk kereta api barang, termasuk juga beban IMO (Infrastructure, Maintenance dan Operation) tidak ditanggung APBN menjadi benar adanya. "Tidak ada ambigu. Kalau sekarang tidak konsisten, katanya mau mengembangkan kereta api tapi kebijakannya bertolak belakang," tegas dia. "(Hal) yang penting konsisten, mau mematikan kereta api atau mau mengembangkan kereta api. Yang penting konsisten antara keinginan dengan kebijakannya," ucap Djoko.
Untuk diketahui, SPKA berencana melakukan aksi mogok pada 6 Desember mendatang sebagai protes kepada pemerintah yang memberikan perlakuan berbeda dalam hal harga BBM bersubsidi antara kereta barang dengan truk barang. Rencana aksi mogok kerja akan dilakukan dengan tidak menjalankan perjalanan kereta api penumpang dan barang di Jawa dan Sumatera selama 3 jam, yakni 05.00-08.00 WIB pada hari tersebut. [/spoiler]
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
(20-11-2011, 06:36 PM)dany cristian Wrote: Suara Merdeka Wrote:PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Berlakukan Larangan Merokok di Kereta
[spoiler]
Semarang, CyberNews. Guna meningkatkan kenyamanan penumpang kereta api, PT Kereta Api melarang penumpang merokok di dalam kereta api mulai 11 November 2011. Kebijakan dilarang merokok di dalam kereta api tersebut berlaku semua kelas baik ekonomi, bisnis, maupun eksekutif.
Humas PT KA Daop IV Semarang, Sapto Hartoyo mengatakan, kebijakan ini berlaku untuk semua ruangan di kereta api. "Mulai sekarang para penumpang yang merokok tak lagi bisa merokok di restorasi. Sebab selama ini perokok kerap pindah ke gerbong restorasi untuk sekedar merokok," ujarnya, Minggu (20/11).
Larangan ini, lanjutnya, merupakan langkah untuk meningkatkan pelayanan bagi penumpang saat melakukan perjalanan dengan moda transportasi kereta api. Sebelumnya, PT KA telah menerapkan pembatasan jumlah okupansi penumpang kereta jarak jauh maksimal 100 persen.
"Alasan larangan merokok ini karena ruang kereta yang tertutup menyebabkan asap rokok tidak mudah keluar. Selain itu, aroma asap rokok juga dinilai sangat menggangu kesehatan penumpang lain khususnya bagi penumpang yang tidak merokok," tutur Sapto.
Pakar transportasi dari Universitas Katholik Soegiyapranata, Djoko Setijowarno mengatakan, larangan merokok di atas kereta sangat baik untuk penumpang. Sebab hal ini jelas akan membuat penumpang kereta lebih merasa nyaman.
Meski begitu, perusahaan transportasi pelat merah ini diminta tetap menyediakan ruangan khusus bagi perokok untuk menghormati para penumpang yang merokok. "Tidak ada salahnya jika di kereta disediakan ruang untuk merokok bagi para perokok," sarannya.
[/spoiler] udah ada realisasinya apa belum ya?
terutama K3
Eh.. Eh... Koq Gitu Sich....
jangan extreme dunk, masa semua tempat??? dan bordes juga seh jadi dibikin Tabako O Suimasen  kalo misalnya ada larangan... ya seyogyanya ada solusi juga... bikin dulu lah smoking area, baru ga boleh ngudud di tempat selain smoking area...
karna jujur ajah seh ya... salah satu kenyamanan KA (terutama KA 43 yg paling sering saya pake) adalah ketika habis makan malem... trus ke bordes dan ngebul sebatang-dua batang.. sambil ngeliat pemandangan luar dari bordes..... masa seh privilege itu juga akan hilang
ooohhh... tidaaaaaaaakkkkkkkk
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Posts: 3,141
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
106
(20-11-2011, 06:36 PM)dany cristian Wrote: Suara Merdeka Wrote:PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Berlakukan Larangan Merokok di Kereta
Semarang, CyberNews. Guna meningkatkan kenyamanan penumpang kereta api, PT Kereta Api melarang penumpang merokok di dalam kereta api mulai 11 November 2011. Kebijakan dilarang merokok di dalam kereta api tersebut berlaku semua kelas baik ekonomi, bisnis, maupun eksekutif.
Humas PT KA Daop IV Semarang, Sapto Hartoyo mengatakan, kebijakan ini berlaku untuk semua ruangan di kereta api. "Mulai sekarang para penumpang yang merokok tak lagi bisa merokok di restorasi. Sebab selama ini perokok kerap pindah ke gerbong restorasi untuk sekedar merokok," ujarnya, Minggu (20/11).
Larangan ini, lanjutnya, merupakan langkah untuk meningkatkan pelayanan bagi penumpang saat melakukan perjalanan dengan moda transportasi kereta api. Sebelumnya, PT KA telah menerapkan pembatasan jumlah okupansi penumpang kereta jarak jauh maksimal 100 persen.
"Alasan larangan merokok ini karena ruang kereta yang tertutup menyebabkan asap rokok tidak mudah keluar. Selain itu, aroma asap rokok juga dinilai sangat menggangu kesehatan penumpang lain khususnya bagi penumpang yang tidak merokok," tutur Sapto.
Pakar transportasi dari Universitas Katholik Soegiyapranata, Djoko Setijowarno mengatakan, larangan merokok di atas kereta sangat baik untuk penumpang. Sebab hal ini jelas akan membuat penumpang kereta lebih merasa nyaman.
Meski begitu, perusahaan transportasi pelat merah ini diminta tetap menyediakan ruangan khusus bagi perokok untuk menghormati para penumpang yang merokok. "Tidak ada salahnya jika di kereta disediakan ruang untuk merokok bagi para perokok," sarannya. udah ada realisasinya apa belum ya?
terutama K3
Saya seorang perokok, tiada hari tanpa merokok.
Kalau diperingati orang yang dirumah, paling-paling saya bilang,
Merokok baik, tidak merokok, lebih baik.
Smoking is good, no smoking, is better,
kira-kira begitulah, hingga KDT dirumah,
sampai bosan mengingatkan.
Tapi,
jika ada larangan merokok di kereta/ gerbong,
saya dukung penuh !
Walau saya seorang perokok,
biasanya saya selalu menjauh dari yang bukan perokok,
terutama jika ada anak kecil, wanita, atau wanita hamil,
melihat posisi arah asap rokok saya, berusaha pada posisi
terpinggir,
dan ini selalu saya perhatikan dan lakukan.
Sering saya lihat,
seorang perokok yang tidak peduli didekatnya ada anak kecil,
atau yang didepan sudah menyindir dengan kipas-kipas atau
batuk-batuk, masih ndableg juga !
Ada juga seorang ayah,
sambil menggoncengkan istri dan bayinya,
tetap santai merokok, ketika naik motor.
Juga mereka yang naik mobil,
santai merokok, padahal penuh dengan penumpang
yang umurnya beragam, dll.
Bagi saya,
ini orang tua yang sangat egois,
tidak peduli dengan anak dan isterinya.
Jadi,
jika ada larangan merokok didalam gerbong,
pasti saya dukung penuh.
Seperti pada restaurant besar atau bus malam eks. ,
bisa saja nanti disediakan kompartemen khusus,
buat yang hobby jadi Argo Sedot ?
Bagi yang masih belum bisa berhenti merokok,
masih ada tempat untuk melakukan aktifitasnya,
atau, bisa juga duduk sebentar di KM bukan ?
Dilarang merokok dalam gerbong,
bukan persoalan yang besar dan berat kok,
jika kita tidak hanya memikirkan kenikmatan diri sendiri saja !
Saya dukung penuh, jangan kuatir,
terutama bagi mereka yang bukan perokok.
Posts: 133
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
2
(20-11-2011, 10:39 PM)Adi Sutjipto Wrote: (20-11-2011, 06:36 PM)dany cristian Wrote: Suara Merdeka Wrote:PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Berlakukan Larangan Merokok di Kereta
Semarang, CyberNews. Guna meningkatkan kenyamanan penumpang kereta api, PT Kereta Api melarang penumpang merokok di dalam kereta api mulai 11 November 2011. Kebijakan dilarang merokok di dalam kereta api tersebut berlaku semua kelas baik ekonomi, bisnis, maupun eksekutif.
Humas PT KA Daop IV Semarang, Sapto Hartoyo mengatakan, kebijakan ini berlaku untuk semua ruangan di kereta api. "Mulai sekarang para penumpang yang merokok tak lagi bisa merokok di restorasi. Sebab selama ini perokok kerap pindah ke gerbong restorasi untuk sekedar merokok," ujarnya, Minggu (20/11).
Larangan ini, lanjutnya, merupakan langkah untuk meningkatkan pelayanan bagi penumpang saat melakukan perjalanan dengan moda transportasi kereta api. Sebelumnya, PT KA telah menerapkan pembatasan jumlah okupansi penumpang kereta jarak jauh maksimal 100 persen.
"Alasan larangan merokok ini karena ruang kereta yang tertutup menyebabkan asap rokok tidak mudah keluar. Selain itu, aroma asap rokok juga dinilai sangat menggangu kesehatan penumpang lain khususnya bagi penumpang yang tidak merokok," tutur Sapto.
Pakar transportasi dari Universitas Katholik Soegiyapranata, Djoko Setijowarno mengatakan, larangan merokok di atas kereta sangat baik untuk penumpang. Sebab hal ini jelas akan membuat penumpang kereta lebih merasa nyaman.
Meski begitu, perusahaan transportasi pelat merah ini diminta tetap menyediakan ruangan khusus bagi perokok untuk menghormati para penumpang yang merokok. "Tidak ada salahnya jika di kereta disediakan ruang untuk merokok bagi para perokok," sarannya. udah ada realisasinya apa belum ya?
terutama K3
Saya seorang perokok, tiada hari tanpa merokok.
Kalau diperingati orang yang dirumah, paling-paling saya bilang,
Merokok baik, tidak merokok, lebih baik.
Smoking is good, no smoking, is better,
kira-kira begitulah, hingga KDT dirumah,
sampai bosan mengingatkan.
Tapi,
jika ada larangan merokok di kereta/ gerbong,
saya dukung penuh !
Walau saya seorang perokok,
biasanya saya selalu menjauh dari yang bukan perokok,
terutama jika ada anak kecil, wanita, atau wanita hamil,
melihat posisi arah asap rokok saya, berusaha pada posisi
terpinggir,
dan ini selalu saya perhatikan dan lakukan.
Sering saya lihat,
seorang perokok yang tidak peduli didekatnya ada anak kecil,
atau yang didepan sudah menyindir dengan kipas-kipas atau
batuk-batuk, masih ndableg juga !
Ada juga seorang ayah,
sambil menggoncengkan istri dan bayinya,
tetap santai merokok, ketika naik motor.
Juga mereka yang naik mobil,
santai merokok, padahal penuh dengan penumpang
yang umurnya beragam, dll.
Bagi saya,
ini orang tua yang sangat egois,
tidak peduli dengan anak dan isterinya.
Jadi,
jika ada larangan merokok didalam gerbong,
pasti saya dukung penuh.
Seperti pada restaurant besar atau bus malam eks. ,
bisa saja nanti disediakan kompartemen khusus,
buat yang hobby jadi Argo Sedot ?
Bagi yang masih belum bisa berhenti merokok,
masih ada tempat untuk melakukan aktifitasnya,
atau, bisa juga duduk sebentar di KM bukan ?
Dilarang merokok dalam gerbong,
bukan persoalan yang besar dan berat kok,
jika kita tidak hanya memikirkan kenikmatan diri sendiri saja !
Saya dukung penuh, jangan kuatir,
terutama bagi mereka yang bukan perokok.

setuju dengan pendapat bapak...
Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
Posts: 1,376
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
12
(21-11-2011, 08:41 AM)UnionExpress Wrote: (20-11-2011, 10:39 PM)Adi Sutjipto Wrote: (20-11-2011, 06:36 PM)dany cristian Wrote: Suara Merdeka Wrote:PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Berlakukan Larangan Merokok di Kereta
Semarang, CyberNews. Guna meningkatkan kenyamanan penumpang kereta api, PT Kereta Api melarang penumpang merokok di dalam kereta api mulai 11 November 2011. Kebijakan dilarang merokok di dalam kereta api tersebut berlaku semua kelas baik ekonomi, bisnis, maupun eksekutif.
Humas PT KA Daop IV Semarang, Sapto Hartoyo mengatakan, kebijakan ini berlaku untuk semua ruangan di kereta api. "Mulai sekarang para penumpang yang merokok tak lagi bisa merokok di restorasi. Sebab selama ini perokok kerap pindah ke gerbong restorasi untuk sekedar merokok," ujarnya, Minggu (20/11).
Larangan ini, lanjutnya, merupakan langkah untuk meningkatkan pelayanan bagi penumpang saat melakukan perjalanan dengan moda transportasi kereta api. Sebelumnya, PT KA telah menerapkan pembatasan jumlah okupansi penumpang kereta jarak jauh maksimal 100 persen.
"Alasan larangan merokok ini karena ruang kereta yang tertutup menyebabkan asap rokok tidak mudah keluar. Selain itu, aroma asap rokok juga dinilai sangat menggangu kesehatan penumpang lain khususnya bagi penumpang yang tidak merokok," tutur Sapto.
Pakar transportasi dari Universitas Katholik Soegiyapranata, Djoko Setijowarno mengatakan, larangan merokok di atas kereta sangat baik untuk penumpang. Sebab hal ini jelas akan membuat penumpang kereta lebih merasa nyaman.
Meski begitu, perusahaan transportasi pelat merah ini diminta tetap menyediakan ruangan khusus bagi perokok untuk menghormati para penumpang yang merokok. "Tidak ada salahnya jika di kereta disediakan ruang untuk merokok bagi para perokok," sarannya. udah ada realisasinya apa belum ya?
terutama K3
Saya seorang perokok, tiada hari tanpa merokok.
Kalau diperingati orang yang dirumah, paling-paling saya bilang,
Merokok baik, tidak merokok, lebih baik.
Smoking is good, no smoking, is better,
kira-kira begitulah, hingga KDT dirumah,
sampai bosan mengingatkan.
Tapi,
jika ada larangan merokok di kereta/ gerbong,
saya dukung penuh !
Walau saya seorang perokok,
biasanya saya selalu menjauh dari yang bukan perokok,
terutama jika ada anak kecil, wanita, atau wanita hamil,
melihat posisi arah asap rokok saya, berusaha pada posisi
terpinggir,
dan ini selalu saya perhatikan dan lakukan.
Sering saya lihat,
seorang perokok yang tidak peduli didekatnya ada anak kecil,
atau yang didepan sudah menyindir dengan kipas-kipas atau
batuk-batuk, masih ndableg juga !
Ada juga seorang ayah,
sambil menggoncengkan istri dan bayinya,
tetap santai merokok, ketika naik motor.
Juga mereka yang naik mobil,
santai merokok, padahal penuh dengan penumpang
yang umurnya beragam, dll.
Bagi saya,
ini orang tua yang sangat egois,
tidak peduli dengan anak dan isterinya.
Jadi,
jika ada larangan merokok didalam gerbong,
pasti saya dukung penuh.
Seperti pada restaurant besar atau bus malam eks. ,
bisa saja nanti disediakan kompartemen khusus,
buat yang hobby jadi Argo Sedot ?
Bagi yang masih belum bisa berhenti merokok,
masih ada tempat untuk melakukan aktifitasnya,
atau, bisa juga duduk sebentar di KM bukan ?
Dilarang merokok dalam gerbong,
bukan persoalan yang besar dan berat kok,
jika kita tidak hanya memikirkan kenikmatan diri sendiri saja !
Saya dukung penuh, jangan kuatir,
terutama bagi mereka yang bukan perokok.

setuju dengan pendapat bapak...
BAGUS, degan begini penumpang KA semakin nyaman dan manusiawi
tetapi yg bakal jadi kendala besar adalah saat realisasi di K3, kalau petugasnya kurang garang ketimbang penumpangnya malah jadi masalah.
(pengalaman buruk pernah duduk sebelah preman di Kahuripan, nengok aja dibentakin, apa lagi negur, bisa2 bonyok muka ane)
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Beruntung saya bukan jenis perokok ndableg. Jadi ya nggak masalah kalau nyepur nggak boleh sambil ngisep kebul.
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
|