Poll: Apakah anda setuju pihak swasta masuk dalam bisnis layanan kereta api?
You do not have permission to vote in this poll.
Sangat Setuju
55.32%
52 55.32%
Setuju
22.34%
21 22.34%
Abstain
8.51%
8 8.51%
Tidak Setuju
5.32%
5 5.32%
Sangat Tidak Setuju
8.51%
8 8.51%
Total 94 vote(s) 100%
* You voted for this item. [Show Results]

Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Monopoli Operator Kereta Api akan Berakhir?
#91
Saya sangat setuju. Tapi, begitu ada satu perusahaan swasta yang mengoperasikan KA di rute manapun, pengaturan lalu lintas kereta api jangan lagi dilakukan lagi oleh PT. KAI. Harus ada pihak lain lagi yang melakukan pengaturan lalu lintas kereta api. Karena kalo masih dilakukan PT. KAI, jadi gak fair dong nantinya. Bisa-bisa keretanya PT. KAI diutamakan terus, dan keretanya si swasta ditahan-tahan terus.. Wong masih sesama PT. KAI aja sering terjadi kayak gitu kan, si daop ini lebih mengutamakan perjalanan KA daop lainnya.
Reply
#92
(09-10-2011, 07:56 PM)ajathooo Wrote: Saya sangat setuju. Tapi, begitu ada satu perusahaan swasta yang mengoperasikan KA di rute manapun, pengaturan lalu lintas kereta api jangan lagi dilakukan lagi oleh PT. KAI. Harus ada pihak lain lagi yang melakukan pengaturan lalu lintas kereta api. Karena kalo masih dilakukan PT. KAI, jadi gak fair dong nantinya. Bisa-bisa keretanya PT. KAI diutamakan terus, dan keretanya si swasta ditahan-tahan terus.. Wong masih sesama PT. KAI aja sering terjadi kayak gitu kan, si daop ini lebih mengutamakan perjalanan KA daop lainnya.

Menurut keterangan Bapak Hatta Rajasa di TV, nantinya akan ada institusi tersendiri yang mengurus prasarana.
Apakah ini juga termasuk pengaturan lalu lintas KA? Kita tunggu saja tanggal mainnya.
Reply
#93
setuju sih biar pengembangan kualitas perkeretaapian ada yang mendukung lebih..... secara kalo swasta mau mengembangkan produknya terserah si pemilik.....
tapi gag setuju nya karena takut harga tiket KA di mainin ma perusahaan..... alias makin tinggi...............

[Image: oldpatent_1937525c.jpg]
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Reply
#94
(09-10-2011, 09:01 PM)UIZ-SenjutKade Wrote: setuju sih biar pengembangan kualitas perkeretaapian ada yang mendukung lebih ..... secara kalo swasta mau mengembangkan produknya terserah si pemilik .....
tapi gag setuju nya karena takut harga tiket KA di mainin ma perusahaan ..... alias makin tinggi ...............

Kan ada regulator. Ada batas tarif atas bawah. Operator nggak boleh main tembak begitu saja.
Reply
#95
(09-10-2011, 08:05 PM)pardjono Wrote: Menurut keterangan Bapak Hatta Rajasa di TV, nantinya akan ada institusi tersendiri yang mengurus prasarana.
Apakah ini juga termasuk pengaturan lalu lintas KA? Kita tunggu saja tanggal mainnya.

berarti nanti wacana pemisahan operator prasarana bener2 terlaksana ya om?Bingung
emank itu kayaknya syarat wajib deh biar swasta masuk jadi operator sarana

[Image: Lempuyangan.jpg]
Reply
#96
(09-10-2011, 10:04 PM)dany cristian Wrote:
(09-10-2011, 08:05 PM)pardjono Wrote: Menurut keterangan Bapak Hatta Rajasa di TV, nantinya akan ada institusi tersendiri yang mengurus prasarana.
Apakah ini juga termasuk pengaturan lalu lintas KA? Kita tunggu saja tanggal mainnya.

berarti nanti wacana pemisahan operator prasarana bener2 terlaksana ya om?Bingung
emank itu kayaknya syarat wajib deh biar swasta masuk jadi operator sarana

Sepertinya sich gitu, denger2 ada isu kalo ntar seragam R6 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dah nggak pake badge KemenHub / DepHub lho... Xie Xie

"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
#97
(09-10-2011, 10:04 PM)dany cristian Wrote:
(09-10-2011, 08:05 PM)pardjono Wrote: Menurut keterangan Bapak Hatta Rajasa di TV, nantinya akan ada institusi tersendiri yang mengurus prasarana.
Apakah ini juga termasuk pengaturan lalu lintas KA? Kita tunggu saja tanggal mainnya.

berarti nanti wacana pemisahan operator prasarana bener2 terlaksana ya om? Bingung
emank itu kayaknya syarat wajib deh biar swasta masuk jadi operator sarana

Kemungkinan besar begitu. Masih menurut Bapak Hatta Rajasa (selaku Menteri BUMN ad interim), hal itu juga untuk menghilangkan monopoli dalam bidang persepuran di Indonesia.
Reply
#98
(09-10-2011, 10:12 PM)see_204XX Wrote:
(09-10-2011, 10:04 PM)dany cristian Wrote:
(09-10-2011, 08:05 PM)pardjono Wrote: Menurut keterangan Bapak Hatta Rajasa di TV, nantinya akan ada institusi tersendiri yang mengurus prasarana.
Apakah ini juga termasuk pengaturan lalu lintas KA? Kita tunggu saja tanggal mainnya.

berarti nanti wacana pemisahan operator prasarana bener2 terlaksana ya om?Bingung
emank itu kayaknya syarat wajib deh biar swasta masuk jadi operator sarana

Sepertinya sich gitu, denger2 ada isu kalo ntar seragam R6 PT. Kereta Api (Persero) dah nggak pake badge KemenHub / DepHub lho... Xie Xie

katanya pt ka lewat SPKAnya lagi menentang keras wacana itu?Bingung
kalo dipikir2 kan seharusnya KAI setuju dengan wacana itu...kan malah perusahaan g perlu nalangin IMO lagi yang selama ini di anggap impas dengan TAC oleh pemerintah.CMIIW

[Image: Lempuyangan.jpg]
Reply
#99
(09-10-2011, 10:35 PM)dany cristian Wrote:
katanya pt ka lewat SPKAnya lagi menentang keras wacana itu? Bingung
kalo dipikir2 kan seharusnya KAI setuju dengan wacana itu...kan malah perusahaan g perlu nalangin IMO lagi yang selama ini di anggap impas dengan TAC oleh pemerintah. CMIIW.

Ya, saya pernah baca beritanya. Mungkin karena tugasnya akan dialihkan ke lain institusi, mereka (Divisi Prasarana) kuatir kena PHK.
Reply
(09-10-2011, 10:35 PM)dany cristian Wrote: ~EDITED...

katanya pt ka lewat SPKAnya lagi menentang keras wacana itu?Bingung
kalo dipikir2 kan seharusnya KAI setuju dengan wacana itu...kan malah perusahaan g perlu nalangin IMO lagi yang selama ini di anggap impas dengan TAC oleh pemerintah.CMIIW

keknya mereka disamping bayar TAC tetep pengen bayar IMO juga (di satu sisi... banyak keluhan operator bahwa operator diwajibkan bayar charge track dan pembiayaan infrastruktur yang membuat pelayanan mereka menjadi ngga optimal, karena banyak alokasi anggaran yg dikeluarkan pada hal yang "katanya" seharusnya menjadi wilayah regulator).. apakah ini operator belum rela status monopoli-nya hilang???? koq sikap operator jadi kontradiktif gini???

kan kalo cuman TAC lebih enak.... alokasi dana yg selama ini untuk IMO bisa dialokasikan untuk pengembangan (R&D) dan perbaikan fasilitas secara menyeluruh pada KA KA komersial..... cuman ya harus siap, kalo ada penantang serius....

cuman koq rasanya.... aneh juga operator pertama yang telah makan asam-garam dunianya.... dan asetnya segitu besar....masa takut dengan nubieNgeledek ini semua kan demi kepentingan yang lebih besar... dan demi terwujudnya profesionalisme di perkeretaapian
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)