(05-11-2009, 10:41 PM)rahmanx2 Wrote: itu gmbr no 2 kok ada bendera jermannya?
wah....lucu..imut jg ya mak itam biarpun udah tua masih tetep cantik..![]()
Karena lok E 1060 itu buatan pabrik Maschinenfabrik Esslingen di Jerman, dan sepertinya bendera Jerman itu dipasang untuk menunjukkan identitas negara asalnya.
Ini artikel tentang E 1060 yang unik (sumbernya di SINI)
Berikut kutipannya (dengan diedit seperlunya):
Quote:Mak Itam yang diresmikan itu dibuat oleh Maschinenfabrik Esslingen, Jerman tahun 1966, dan dikapalkan ke Indonesia tanggal 21 Oktober 1966 adalah kereta uap terakhir yang dibuat di Eropa Barat.
Mak Itam yang bernomor E1060 ini merupakan "limited edition" karena hanya
dibuat 5 buah yaitu E1056 s/d E1060 khusus untuk Sumatera Barat (Sebelumnya, tahun 1964 ada 4 buah, E1051-E1054; tahun 1967 ada 7 lagi, tapi itu buatan Jepang). "Limited edition" ini kemudian terbukti bahwa roda gigi (rack) nya tidak bisa difungsikan di sekitar Ambarawa - yang ukuran rack nya berbeda.
1. Huruf E dalam pengklasifikasian kereta di Jerman menunjukkan bahwa dia memiliki 5 sumbu roda penggerak (artinya = 10 roda utama)
2. Dalam sistem Whyte Notation, Mak Itam ini termasuk dalam klasifikasi 0-10-0RT. 0-10-0 berarti punya 10 roda penggerak, tanpa roda depan atau ekor. T berarti punya tangki, yang menunjukkan ini adalah kereta uap.
3. Tentang kode R, ini merupakan keunikan lainnya. Ada 2 macam penggunaan kode R, yang pertama Reversed - artinya lok ini bisa bergerak ke dua arah (maju atau mundur) dengan kekuatan dan kecepatan yang sama. Yang kedua, R juga berarti Rack - artinya ini untuk kereta yang berjalan di rel bergigi. Nah untuk Mak Itam ini R ini berarti kedua-duanya.
4. Teknologi 0-10-0 ini sebetulnya kurang populer (mungkin ini penyebabnya, kenapa jarang sekali literatur memuat jenis lokomotif ini). Mulai diperkenalkan tahun 1905 oleh New York Central, teknologi 0-10-0 dianggap tidak bisa berjalan cepat dan bukan "jago tikungan"; sehingga lebih cocok digunakan untuk pegunungan, kereta langsir, atau kebutuhan perjalanan dengan kecepatan rendah lainnya (he he, jadi supir Mak Itam tidak boleh ngebut lho). Setelah variannya 0-10-2 dan 2-10-2 (memiliki roda depan dan roda ekor), lok 0-10-0 ini sangat jarang dibuat. Amerika meninggalkannya tahun 1950an, Eropa Barat terakhir ya Mak Itam itu, berikutnya masih ada di Jepang dan Rusia).


![[Image: 2r56iya.jpg]](http://i56.tinypic.com/2r56iya.jpg)