28-10-2009, 09:48 AM
(28-10-2009, 09:42 AM)Dana Komuter Wrote: Kayaknya mesti dilacak tuh masinisnya terus dilaporin ke Men Hub deh... Caranya?_________________________________________________________________
Begitu si KA berhenti, pak KS Palmerah langsung lihat no. seri si loknya itu. Semisal yang melintas seperti di gambar Indocement ditarik BB 304 XX. Nah... dalam waktu singkat, pak KS Palmerah langsung laporan ke pak KS semisal Tanah Abang siapa nama si masinis. Begitu didata ternyata namanya pak X. Si pak X itu langsung dilaporin ke Men Hub. Kalau emang Dirut PT. KA-nya gak bisa karena lagi dikasusin korupsi, yah... mau gak mau yang mecatin si pak X itu langsung dari pak Men Hub tanpa pamrih. Jangan dikasih kesempatan yang kedua kalinya meski si pak X menggerutu buat ngidupin anak istrinya. Lha... ngidupin naywa seseorang / banyak orang apa bisa tuh? Kalau terjadi PLH, mau salah siapa coba? Sedari sekarang harus dibiasain belajar dari pengalaman peristiwa tanggal 30 Juni 2005 di Pasar Mingggu tuh...
Ha ha ha .....Mentang mentang pak menhub lagi galak galaknya !
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL

