20-10-2009, 07:17 AM
(19-10-2009, 07:20 PM)hendraibrahim Wrote: Mungkin karena jalur yang dilalui waktu itu sebagian besar masih single track dan juga sistem persinyalan yang masih manual. udah gitu waktu itu kan BIMa harus ganti lok di Yogya karena lok BB 200 / BB 301 yang narik Bima waktu itu katanya gak kuat terus dipacu jakarta-surabaya tanpa istirahat.
Tapi sekarang kan itu semua uda berubah sekarang uda ada double track utnuk loko pun uda ada CC 203 jadi Bima harus tetep eksis dhe untuk ekreta tidur jangan sampe wafat...
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

