11-10-2009, 08:51 PM
(This post was last modified: 11-10-2009, 08:53 PM by Aldio Yudha Trisandy.)
Tragedi yang paling mengerikan! Tragedi Bintaro yang terjadi pada tanggal 19 Oktober 1987 sekitar pukul 06:30 pagi. Peristiwa bermula ketika KRD no.KA 225, jurusan Rangkasbitung-Jakarta Kota tiba di Stasiun Sudimara pada pukul 6:45 WIB. Selang 5 menit kemudian, Jamhari, petugas PPKA sta. Sudimara menerima telepon dari Umrihadi (Petugas PPKA sta. Kebayoran Lama) yang mengabarkan KA no.220 jurusan Tanahabang-Merak sudah berangkat menuju Sudimara. Jamhari pun lantas memerintahkan masinis KRD no.225 yang berada di jalur 3 dilangsir ke Jalur 1.
Tak ayal 2 KA yang sama-sama sarat penumpang, Senin pagi itu bertabrakan di lokasi Km 18.75. Kedua bodi kereta hancur, terguling dan ringsek. Kedua lokomotif dengan seri BB 303 16 dan BB 306 16 rusak berat. Ratusan nyawa melayang, dan ratusan penumpang lainnya luka-luka. Tragedi Bintaro adalah Peristiwa Luar Biasa Hebat (PLH) yang terburuk dalam sejarah perkeretaapian di Indonesia. Peristiwa ini juga menyita perhatian publik dunia.
Tak ayal 2 KA yang sama-sama sarat penumpang, Senin pagi itu bertabrakan di lokasi Km 18.75. Kedua bodi kereta hancur, terguling dan ringsek. Kedua lokomotif dengan seri BB 303 16 dan BB 306 16 rusak berat. Ratusan nyawa melayang, dan ratusan penumpang lainnya luka-luka. Tragedi Bintaro adalah Peristiwa Luar Biasa Hebat (PLH) yang terburuk dalam sejarah perkeretaapian di Indonesia. Peristiwa ini juga menyita perhatian publik dunia.

