07-10-2009, 07:17 AM
(06-10-2009, 06:25 PM)jadrians Wrote: Desainnya kalo sy lebih sreg dengan KRL Hitachi.
Intinya untuk desain KRL yg ini, INKA dan Bombardier harus banyak belajar dari desain KRL ex Jepang yg saat ini banyak beroperasi di Jabodetabek baik yg teknologi VVVF ( Hitachi ), Rheostatic maupun Chopper. Sehingga segala kelemahan dan keunggulan dari teknologi Jepang tsb dapat menjadi bahan pertimbangan.
Ingat ! Untuk menambah 40 unit kereta rel listrik (KRL) baru pemerintah mendapat pinjaman senilai 33,3 juta euro dari Pemerintah Jerman melalui Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW) Jerman.
Yang harus dibayar plus bunga2nya bukan hibah.
Kalo Jerman ane percaya dah teknologinya, syukur2 ICE ntar bisa di bikin disini, tp di jalaninnya di negara lain
kita cuman kebagian ngerakit doang...btw ini ada campur tangan dari Mantan Presiden kita ga ya, Bpk BJ Habibie, soalnya beliau deket banged sama pemerintahan Jerman
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar

