Pusing ngitungnya nih...
Lok hibrida=lok diesel+baterai+generator listrik kan ya?
Menghitung kinerja lok hibrida seharusnya dibandingkan dengan lok diesel yang dayanya sama kan, artinya engine diesel lok hibrida harusnya lebih besar karena harus ngangkut baterai+generator? Apalagi beban tarikan pertama lok sangat besar untuk melawan tahanan guling (rolling resistance), jadi engine dieselnya, sekali lagi, seharusnya lebih besar(=lebih berat).
Boleh lah nantinya sewaktu sudah berjalan hanya digerakkan oleh motor listrik dengan daya dari baterai, tapi berat total lok harusnya, lagi lagi, lebih besar daripada lok konvensional ya?
Saya curiga harga lok hibrida ini akan sangat mahal, bukan hanya karena sistem kontrol pembagian energi yang canggih tapi juga (mungkin) karena bobot engine, baterai dan generator yang lebih ringan daripada engine konvensional. Klaim GE tentang penghematan BBM dan polusi harus dilihat secara seksama, apakah metoda pengujiannya sesuai dengan keadaan rel di tanah air. Ada informasi 425 juta dolar itu untuk skala perusahaan sebesar apa dan dimana ya?
Untuk pemakaian di Indonesia, saya pikir lebih baik uangnya digunakan untuk perbaikan sarana prasarana supaya pemasukan PTKA membaik, itu juga kalau ada dananya...
Lok hibrida=lok diesel+baterai+generator listrik kan ya?
Menghitung kinerja lok hibrida seharusnya dibandingkan dengan lok diesel yang dayanya sama kan, artinya engine diesel lok hibrida harusnya lebih besar karena harus ngangkut baterai+generator? Apalagi beban tarikan pertama lok sangat besar untuk melawan tahanan guling (rolling resistance), jadi engine dieselnya, sekali lagi, seharusnya lebih besar(=lebih berat).
Boleh lah nantinya sewaktu sudah berjalan hanya digerakkan oleh motor listrik dengan daya dari baterai, tapi berat total lok harusnya, lagi lagi, lebih besar daripada lok konvensional ya?
Saya curiga harga lok hibrida ini akan sangat mahal, bukan hanya karena sistem kontrol pembagian energi yang canggih tapi juga (mungkin) karena bobot engine, baterai dan generator yang lebih ringan daripada engine konvensional. Klaim GE tentang penghematan BBM dan polusi harus dilihat secara seksama, apakah metoda pengujiannya sesuai dengan keadaan rel di tanah air. Ada informasi 425 juta dolar itu untuk skala perusahaan sebesar apa dan dimana ya?
Untuk pemakaian di Indonesia, saya pikir lebih baik uangnya digunakan untuk perbaikan sarana prasarana supaya pemasukan PTKA membaik, itu juga kalau ada dananya...
