Quote:paling2 cara yang bijak adalah dengan mengajak seluruh koperasi angkutan kota bergabung membentuk konsorsium angkutan jalan rel. jadi para sopir dan kernet diberdayakan menjadi karyawannya.
soalnya kalo nggak, bisa ribut..
Ya, sempat juga saya dulu punya pikiran semacem itu. Mg2 aja bisa kesampaian y. amin.....
Cz saya sebenarnya agak juga sama jalurnya KA Feeder Punokawan, dimana jalur relnya menyatu ama jalan raya.
Oiya....sempat juga aku dulu kepikiran buat menghidupkan jalur kereta api dari stasiun Blimbing ke Tumpang yang udah mati, terus dari situ bikin jalur baru dilanjutin hingga daerah Gunung Bromo. Cz selama ini jalur Tumpang-Gunung Bromo itu cuma dihubungin ama jalan raya. Itu jalan raya biasnya dipakai bwt angkutan sayuran. Nantinya "kalau jalur itu bener2 jadi dibuat" pasti akan bermanfaat buat para pedagang sayur atau wisatawan yang pengen ke G. Bromo.
Agak mengkhayal sih.. tapi aku rasa suatu saat pasti bisa diwujudkan.
Cina aja punya jalur rel tertinggi di dunia. Pasti suatu saat kita juga bisa

