(15-03-2009, 12:00 PM)Agung Wrote: foto2nya blom ada tuh......
soalnya blom pernah kesana, yang dah pernah kesana kang asep tuh
minta aja sama dia foto2nya
lok2 PLH Kapas kabinnya masi sama seperti semula, gak ada rencana untuk dibuat hidung miring
lagian menurut masinis kabin hidung miring gak begitu enak, karena posisi jendelanya tinggi, jadi masinis harus mengganjal tempat duduknya
ada apa ya manggil-manggil saya???
(24-04-2009, 06:23 PM)CC202 Wrote: coba deh tanya sama bapakku, dulu beliau yg pny inisiatif untuk merubah hidung CC201 menjadi miring, waktu masih menjabat di balai yasa lahat, sekarang ada di BPTT lempuyangan, silahkan cari informasinya..
ya harusnya anaknya dong yang nanya



(12-05-2009, 09:35 AM)Rezza Habibie Wrote:(11-05-2009, 03:39 PM)brantas Wrote: Sebetulnya apa sih keuntungan hidung miring?
Kl alasan utk mengurangi hambatan angin sepertinya percuma karena taspat dmn-mn...
Toh di Jawa akhirnya kecepatan CC 204, CC 203, dan CC 201 (yg masih prima) pd akhirnya sama, yaitu dibawah 100km/jam...
karena di sumatera,blom ada CC 203 (kecuali punya PT TEL),maka CC 201 yang repowering diberi hidung miring seperti 203,biar ngga kalah ama jawa hehehe
jawaban ngawurrrr


