(18-05-2009, 11:40 AM)bagus70 Wrote:(12-05-2009, 02:07 PM)White_Tiger Wrote: Kalau lantai vinil, itu sudah jelas biar mudah dibersihkan tinggal di pel
padahal jika mau ada kok vynil yang bentuk dan disainnya lebih bagus dibandingkan vynil rumah sakit seperti itu
pikir2 kenapa engga pake parquet aja ya parquet kan sekarangkan harganya ada yang murah, well memang lebih mahal daripada vinyl tapi tetep lebih murah dibandingkan karpet. tapi kan hasilnya lebih bagus
hahahahah
Itulah alasan murahan yang dikemukakan orang PT KA. Tetap saja, itu mengurangi keindahan dan kenyamanan. Dan memudahkan pekerjaan orang malas.
Ingat ini KA eksekutif jarak jauh, bukan KA komuter yang harus sering dibersihkan.
Kalau dipakai di gerbong non-AC atau KA komuter tidak masalah.
Nah, kemarin saya menemui kelemahan lantai vinyl. Ada ibu-ibu yang pesan minuman tuslah.
Mungkin karena goncangan, gelasnya jatuh ke bawah. Karena berbahan kaca yang agak tipis, gelas itu langsung pecah.
Padahal dulu waktu masih lantai karpet, saya juga terkadang menemui masalah serupa, dan gelasnya tidak pecah.
Teman-teman saya yang tidak tahu menahu tentang kereta api (tetapi sering naik KA, dan sudah pasti merupakan sumber uang PT KA) juga banyak yang menyetujui saya, bahwa lebih baik lantai karpet daripada vinyl.
saya doakan semua mas bagus jadi pejabat PT KA kalau mas jadi pejabat PT KA khan lumayan mas seluruh kereta lantainya di ganti karpet semua.....amin..




