17-09-2008, 11:21 PM
Berikut foto perlintasan KA di kota Bangkok :
![[Image: 20080917230642_PerlintasanKAKotaBangkok_...8f22-t.jpg]](http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20080917230642_PerlintasanKAKotaBangkok_48d12b1248f22-t.jpg)
Asal tahu saja... Jadwal perjalanan KA di sana gak sepadat KA komuter BTS dan MRT. Kalau BTS lebih - lebih... bisa hitungan menit lewat. Uniknya ada yang beriklankan Thai Airways, bahkan juga penerbangan asing seperti Cathay Pacific. Dulu KRL AC Pakuan pernah iklan KOMPAS. Tapi gak berlangsung lama..... Jadi, wajar kalau yang saya lihat hanyalah sesekali rangkaian KA ketel ditarik lok diesel sejenis CC 200. Entah beneran CC 200 atau bukan... Percaya... silahkan lihat saja, sayangnya yang belum pernah lihat saya gak simpen fotonya....
Mengenai perlintasan KA yang saya potret, mungkin ada hubungannya sebagai wujud penghormatan kepada yang paling berkuasa atau pun sesepuh.... Karena -+ 98% penganut agama Budha tunduk kepada Biksu, raja, bahkan patung Budha... Itu kata guide saya waktu itu. Warna merah seingat saya itu berarti rakyat, putih itu Buddha / biksu dan biru saya inget banget... itu suatu kerajaan. Berarrti raja sepenuhnya melindungi para Buddha / biksu dan rakyat. Itu kata guide saya waktu itu.
Kenapa si pintu bentuknya menukik saat dalam keadaan terbuka alias KA belum lewat? Sayang tidak saya tanyakan ke guide. Coba perhatikan mobil Espass yang melintas. Sempet saya dokumentasiin bahwa di sana terbukti lebar gauge / relnya itu < 1067 mm. Kalau gak salah inget sih... cuma 1000 mm. Di Thailand gak ada satu pun KRL. Semuanya diesel.
Asal tahu saja... Jadwal perjalanan KA di sana gak sepadat KA komuter BTS dan MRT. Kalau BTS lebih - lebih... bisa hitungan menit lewat. Uniknya ada yang beriklankan Thai Airways, bahkan juga penerbangan asing seperti Cathay Pacific. Dulu KRL AC Pakuan pernah iklan KOMPAS. Tapi gak berlangsung lama..... Jadi, wajar kalau yang saya lihat hanyalah sesekali rangkaian KA ketel ditarik lok diesel sejenis CC 200. Entah beneran CC 200 atau bukan... Percaya... silahkan lihat saja, sayangnya yang belum pernah lihat saya gak simpen fotonya....
Mengenai perlintasan KA yang saya potret, mungkin ada hubungannya sebagai wujud penghormatan kepada yang paling berkuasa atau pun sesepuh.... Karena -+ 98% penganut agama Budha tunduk kepada Biksu, raja, bahkan patung Budha... Itu kata guide saya waktu itu. Warna merah seingat saya itu berarti rakyat, putih itu Buddha / biksu dan biru saya inget banget... itu suatu kerajaan. Berarrti raja sepenuhnya melindungi para Buddha / biksu dan rakyat. Itu kata guide saya waktu itu.
Kenapa si pintu bentuknya menukik saat dalam keadaan terbuka alias KA belum lewat? Sayang tidak saya tanyakan ke guide. Coba perhatikan mobil Espass yang melintas. Sempet saya dokumentasiin bahwa di sana terbukti lebar gauge / relnya itu < 1067 mm. Kalau gak salah inget sih... cuma 1000 mm. Di Thailand gak ada satu pun KRL. Semuanya diesel.
