21-04-2009, 12:17 AM
KRL spesifikasi Indonesia baik KRLI dan rheo itu lebih kuat. Dengan kondisi rel yang buruk pun masih bisa berjalan tanpa hambatan berarti. Coba dah bandingkan dengan JR 103 series atau Toei seri 6000, pasti mpot-mpotan kalo ngebut.
Selain itu, rata-rata KRLI dan rheo itu 3 pintu, kalau KRL eks Jepang biasanya 4 pintu, kecuali kalau Tokyu 1000/7000 atau JR 113 jadi ke Indonesia.
KRLI dan rheo itu tidak 8 gerbong, tapi 4 gerbong, dirangkai maka jadilah 8 gerbong. Sedang sebagian besar KRL eks Jepang itu 8 gerbong (kecuali 6000 seri espass yg 6 gerbong dan JR 103 yang 4 gerbong).
Selain itu, rata-rata KRLI dan rheo itu 3 pintu, kalau KRL eks Jepang biasanya 4 pintu, kecuali kalau Tokyu 1000/7000 atau JR 113 jadi ke Indonesia.
KRLI dan rheo itu tidak 8 gerbong, tapi 4 gerbong, dirangkai maka jadilah 8 gerbong. Sedang sebagian besar KRL eks Jepang itu 8 gerbong (kecuali 6000 seri espass yg 6 gerbong dan JR 103 yang 4 gerbong).


![[Image: NQma0.jpg]](http://i.imgur.com/NQma0.jpg)