31-03-2009, 06:01 PM
Gege Wrote:Topik dibuat baru : Pembahasan khusus mengenai kejadian kaca yang pecah di Los Dipo JNG...
Terlepas ada yang merasa emosi, yang saya anggap wajar karena kedekatan yang bersangkutan dengan orang-orang DIPO, marilah kita pecahkan masalah ini dengan benar-benar dalam bentuk dan aksi nyata.
DIPO adalah area kerja, sama seperti halnya gedung dan/atau ruang perkantoran. Ada ijin yang harus dipenuhi, walaupun di lapangan ijin itu tidak harus dipenuhi, namun kita at least punya kemauan dan itikad baik dalam mengunjungi are kerja orang lain. Sebatas yang saya tau orang-orang DIPO seneng dikunjungi, berbagi cerita, cemilan, rokok dan yang lainnya. Artinya mereka merasa diperhatikan. Namun....namun ada batasnya.
Lantas kejadian ini muncul...
Saya ada usulan :
- Mas Adit mau tau RF yang ke DIPO kemaren siapa aja, please yang merasa ato yang tau post disini listnya[/*:m]
- Kita kumpul bareng (terutama yang kemarin ke DIPO) untuk menjajaki lagi, sekaligus melakukan konfirmasi atas kejadian tempo hari[/*:m]
- Buat janji di luar jam sibuk di DIPO untuk bertemu dengan KDT, pengawas los, pengawas cek uintuk konfirmasi dan menjelaskan (kalau disertai dengan tindakan lainnya) kejadian tersebut.[/*:m][/list:o]
Ke depannya :
- Sebelum melakukan kunjungan (walaupun sifatnya tidak resmi) ada pemberitahuan (lisan atau tulisan) kepada KDT, pengawas lok dan pengawas cek, bahwa ada RF sekian orang main ke DIPO[/*:m]
- Tentukan koordinator, sebagai penanggungjawab saat itu. Jadi kalo terjadi masalah koordinator itu harus tau sedang apa dan dimana RF yang lain.[/*:m]
- Saat datang dan pergi ke areal DIPO usahakan untuk PAMIT budayakan menghormati orang lain.[/*:m]
- Berbaurlah dengan orang DIPO yang lain dan berbasa-basi, jangan hanya berkumpul dan bercengkrama antar sesama RF.[/*:m][/list:o]
Sebenarnya kunjungan ke DIPO yang sudah menjadi rutinitas itu tidak akan sesulit ini kalau masing-masing dari kita bisa bertanggungjawab dan saling menjaga. Kalau sudah kejadian begini khan jadi sulit yah....
So...
Gimana....?
tambah usul pak, yg ke
5. Lebih baik jangan datang secara tangan kosong, ada baiknya bawa minuman ringan atau makanan ringan buat orang2 dipo sebagai persahabatan.
Yah mungkin mereka perlu perhatian, walau sekedar berkenalan, ngobrol dan makan-minum sekedarnya. Jika ada kejadian seperti itu, mereka mungkin agak melunak...
maap ikut campur...
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
