15-05-2016, 08:01 PM
(This post was last modified: 15-05-2016, 08:05 PM by Dana Komuter.)
Saran saya... Pertimbangkan di lain waktu kalau ngunjungin stasiun ini lagi untuk melanjutkan perjalanan dg Mikrolet M15A ataupun juga bus Trans Jakarta. Sebab, selain panas, di dalam Mikrolet tsb bisa membuat kita stres dg cukup lambatnya laju yang dikemudiin si sopir krn di ruas jalanan khususnya di Jl. RE Martadinata sepi penumpang... Pengalaman sy cuma terisi bbrp orang saja, termasuk saya sendiri...
Begitu juga kalau mau naik Trans Jakarta yang tidak lain Koridor 10 Priok - PGC... Pengalaman sy juga, armadanya sedikit yg melintas dan itupun bbrp bus yg single... Gimana dg Koridor 12 Priok - Pluit? Huhh... apalagi! Lebih parah malahan...
Jadi, langkah amannya utk saat ini mengunjungi stasiun ujung utara Jakarta ini tetap dengan KRL AC Commuter Line saja. Sejauh ini tidak ada kendala selain rob yg pernah melanda Jl. RE. Martadinata sisi PJL Jl. Sunter Agung yg juga berdampak ke petak rel DDT-nya itu.
Begitu juga kalau mau naik Trans Jakarta yang tidak lain Koridor 10 Priok - PGC... Pengalaman sy juga, armadanya sedikit yg melintas dan itupun bbrp bus yg single... Gimana dg Koridor 12 Priok - Pluit? Huhh... apalagi! Lebih parah malahan...
Jadi, langkah amannya utk saat ini mengunjungi stasiun ujung utara Jakarta ini tetap dengan KRL AC Commuter Line saja. Sejauh ini tidak ada kendala selain rob yg pernah melanda Jl. RE. Martadinata sisi PJL Jl. Sunter Agung yg juga berdampak ke petak rel DDT-nya itu.
