Kok sepi ya?
Dilanjut aja ya…
Setelah proses turun-naik penumpang telah selesai,KA 135 pun diberangkatkan kembali.
“Semboyan 40-41 lengkap silahkan berangkat…†begitulah kira-kira
dari PAP KYA saat itu
Kroya 12.04-12.07(seharusnya 12.02-12.06)
Datang terlambat 2 menit
Berangkat terlambat 1 menit
Berangkat KYA
[spoiler]
[/spoiler]
Relnya ngumpet
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
Melewati JPL
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
Mendekati percabangan
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
Semakin mendekati
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
Semakin dekat saja
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
Terpisah sudah
[spoiler]
[/spoiler]
Tepas setelah saya selesai & puas mengabadikan momen di sekitar stasiun KYA,kumandang adzan dzuhur untuk wilayah Cilacap & sekitarnya menggema,tak perlu banyak berpikir,kusegera mengambil air wudhu di toilet yang tersedia & Alhamdulillah airnya pun lancar di sana.
.
*mumpung masih di bordes juga
Setelah itu kusegera kembali ke TD & melaksanakan sholat dzuhur di sana.Selesai sholat kubaru menyadari pnp di depan TS sudah turun,karena memang beliau ingin turun di KYA.

Back to train
Kemudian KA yang saya tumpangi terus melaju membelah Daop V PWT menuju Jakarta,melewati stasiun beberapa stasiun kecil nan eksotis alam sekitarnya,yaitu stasiun Randegan serta stasiun Kebasen.
*mohon maaf catatan waktu terhapus
Berikut sedikit pemandangan alam petak KYA-PWT
Air menggenang
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
Sawah
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
Pemandangan alam yang cukup untuk “cuci mataâ€
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
Melintasi sungai serayu
[spoiler]
[/spoiler]
Meliuk-liuk
[spoiler]
[/spoiler]
Memasuki terowongan Notog
[spoiler]
[/spoiler]
Kok airnya keruh banget ya?
[spoiler]
[/spoiler]
Lho,kok laju KA melambat ya?:New_mikir:
Mungkin karena akan masuk/melintas stasiun Notog mungkin? Soalnya lepas Notog arah PWT kan berliku-liku tuh
Dam akhirnya KA 135 ditempatkan di jalur 1 stasiun Notog yang merupakan spoor belok stasiun.
[spoiler]
[/spoiler]
Helm & logo KAI
[spoiler]
[/spoiler]
Notog +25m
[spoiler]
[/spoiler]
Kira-kira mau bersilang dengan KA apa ya?
Silahkan para RF menebak terlebih dahulu,TR Insya Allah akan saya lanjutkan jika kunci jawaban sudah saya buka memasuki pekan depan
*Selamat menebak semua,
menanti…
BERSAMBUNG dulu…
Dilanjut aja ya…

Setelah proses turun-naik penumpang telah selesai,KA 135 pun diberangkatkan kembali.
“Semboyan 40-41 lengkap silahkan berangkat…†begitulah kira-kira
dari PAP KYA saat ituKroya 12.04-12.07(seharusnya 12.02-12.06)
Datang terlambat 2 menit
Berangkat terlambat 1 menit
Berangkat KYA
[spoiler]
[/spoiler]Relnya ngumpet
[spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler]Melewati JPL
[spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler]Mendekati percabangan
[spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler]Semakin mendekati
[spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler]Semakin dekat saja
[spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler]Terpisah sudah
[spoiler]
[/spoiler]Tepas setelah saya selesai & puas mengabadikan momen di sekitar stasiun KYA,kumandang adzan dzuhur untuk wilayah Cilacap & sekitarnya menggema,tak perlu banyak berpikir,kusegera mengambil air wudhu di toilet yang tersedia & Alhamdulillah airnya pun lancar di sana.
.*mumpung masih di bordes juga

Setelah itu kusegera kembali ke TD & melaksanakan sholat dzuhur di sana.Selesai sholat kubaru menyadari pnp di depan TS sudah turun,karena memang beliau ingin turun di KYA.


Back to train
Kemudian KA yang saya tumpangi terus melaju membelah Daop V PWT menuju Jakarta,melewati stasiun beberapa stasiun kecil nan eksotis alam sekitarnya,yaitu stasiun Randegan serta stasiun Kebasen.
*mohon maaf catatan waktu terhapus

Berikut sedikit pemandangan alam petak KYA-PWT
Air menggenang
[spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler]Sawah
[spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler]Pemandangan alam yang cukup untuk “cuci mataâ€

[spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler]Melintasi sungai serayu
[spoiler]
[/spoiler]Meliuk-liuk
[spoiler]
[/spoiler]Memasuki terowongan Notog
[spoiler]
[/spoiler]Kok airnya keruh banget ya?

[spoiler]
[/spoiler]Lho,kok laju KA melambat ya?:New_mikir:
Mungkin karena akan masuk/melintas stasiun Notog mungkin? Soalnya lepas Notog arah PWT kan berliku-liku tuh

Dam akhirnya KA 135 ditempatkan di jalur 1 stasiun Notog yang merupakan spoor belok stasiun.
[spoiler]
[/spoiler]Helm & logo KAI
[spoiler]
[/spoiler]Notog +25m
[spoiler]
[/spoiler]Kira-kira mau bersilang dengan KA apa ya?

Silahkan para RF menebak terlebih dahulu,TR Insya Allah akan saya lanjutkan jika kunci jawaban sudah saya buka memasuki pekan depan

*Selamat menebak semua,
menanti…
BERSAMBUNG dulu…

