10-11-2014, 04:48 AM
Nampaknya PT INKA masih harus belajar lagi dari pengalaman HOLEC sebelumnya. 
Kalau diperhatikan perangkat elektronika daya buatan Eropa kebanyakan gak dirancang beroperasi di iklim yang bersuhu diatas 30°C dengan kelembaban sampai 90%, curah hujan yang tinggi, dan disertai kehadiran polutan yang bervariasi seperti disini.
Kenapa PT INKA gak joint venture lagi dengan perusahaan perangkat elektronika daya dari Jepang seperti Hitachi sebelumnya ya?
Terbukti KRL Hitachi-INKA tergolong handal untuk KRL yang berteknologi inverter alias VVVF

Kalau diperhatikan perangkat elektronika daya buatan Eropa kebanyakan gak dirancang beroperasi di iklim yang bersuhu diatas 30°C dengan kelembaban sampai 90%, curah hujan yang tinggi, dan disertai kehadiran polutan yang bervariasi seperti disini.
Kenapa PT INKA gak joint venture lagi dengan perusahaan perangkat elektronika daya dari Jepang seperti Hitachi sebelumnya ya?
Terbukti KRL Hitachi-INKA tergolong handal untuk KRL yang berteknologi inverter alias VVVF
Berharap Rangkas Jaya ditarik lokomotif listrik..

