18-10-2014, 06:23 AM
lha ini ada mas slam pakar shortcut. monggo mas slam, njenengan mawon yang mengkalkulasi lebih detail hitung2annya. 
lho buat apa? situ gak baca di awal tulisan mas dedy? ini shortcut bukan untuk krl tapi untuk jalur barang. kalo krl justru lebih penting kearah mri-sud karena pasarnya besar disana. kalo mobilitas penumpang krl selatan-timur (bogor-bekasi) bisa transit di mri jauh lebih simpel karena lebih mudah pindah transit penumpang daripada barang.
nah, kecuali kalo shortcut yang lain misalnya palmerah-karet, atau grogol-thb, itu bisa untuk krl karena kecenderungan mobilitas penumpang disana yang lebih tertarik kearah sudirman yang menjadi tujuan utamanya para rokers krl se jabodetabek.

(17-10-2014, 08:49 AM)cornering13 Wrote: Kalo emank misal'a shortcut ini terlaksana..brrti nnti CL jng ga muter k tn.abang y? Para pekerja dr daerah selatan jkt ke sudirman n tn.abang bakalan trnsit d manggarai..mungkin jg nnti bakalan trjadi penumpukan pnp yg berlebihan di mri..?? cmiiw
lho buat apa? situ gak baca di awal tulisan mas dedy? ini shortcut bukan untuk krl tapi untuk jalur barang. kalo krl justru lebih penting kearah mri-sud karena pasarnya besar disana. kalo mobilitas penumpang krl selatan-timur (bogor-bekasi) bisa transit di mri jauh lebih simpel karena lebih mudah pindah transit penumpang daripada barang.
nah, kecuali kalo shortcut yang lain misalnya palmerah-karet, atau grogol-thb, itu bisa untuk krl karena kecenderungan mobilitas penumpang disana yang lebih tertarik kearah sudirman yang menjadi tujuan utamanya para rokers krl se jabodetabek.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

