19-08-2014, 04:57 PM
(19-08-2014, 07:41 AM)argolawu69 Wrote: Weits, jangan salah. Pernah lho Jogja (Giwangan)-Solo (Tirtonadi) pake kotak besi bisa tembus 45 menit lho
Kalau KRL YK-SLO dioperasikan, perlu dipikirkan PT.KAI sama Pemda setempat soal pintu perlintasan. Apalagi daerah kalasan-klaten kadang muncul di berita klo ada laka di perlintasan tanpa pintu.
Jam berapa dulu nih? Kalo tengah malem mah mungkin masih bisa. Pake sumber kenco*o hehe
[/quote]
Pake bis Patas (klo bis selamet grup masuk kategori bis ekonomi)
Triknya sih menganalisa flow kendaraan dari arah berlawanan, klo tepat setidaknya cuma beberapa kali aja ketahan di traffic light (TL).

Yang dikeluhkan di jalan Jogja-Solo itu banyaknya TL yang jumlahnya belasan. Misal nyupir Purwokerto-Surabaya via Jogja, salah satu titik yang bikin lelah adalah petak Jogja-Solo. Seandainya tol Jogja-Solo terealisasi, mungkin
YK-SLO bisa tersaingi.
Regards,
Public Transportation Enthusiast
Public Transportation Enthusiast



