04-08-2014, 12:34 AM
Sundul dulu deh 
Mudik dan balik kemarin, saya berkesempatan nyicipin jalur ganda pantura yg udah jadi
Dan ini beberapa pantauan saya selama di lapangan :
1. Progres pembangunan DT sendiri bisa saya gambarkan sudah rampung (menurut saya). Dari SBI-TES-KDA hingga LMG sudah DT semua. Namun, dari kesemua itu, yg sudah fix DT baru petak KDA ke barat (arah JAK). Sedangkan untuk KDA-SBI masih single track alias belum switch over
2. Dikarenakan SBI-KDA belum switch over, maka persinyalan di TES sendiri masih mekanik, meskipun SBI maupun KDA sudah elektrik. Begitupula di petak yg belum switch over tadi, sinyal masuk/muka/keluar masih dipalang alias belum operasional
3. Di KDA, dibangun 2 jalur badug yang menempati jalur 4-5 (jika salah mohon koreksi, karena saya ngeliatnya dari dalam kereta). Badug tersebut menempati bekas jalur yg dulunya diisi gerbong pusri dan masuknya sendiri dari percabangan arah SBI (dr arah barat)
4. Jalur menuju IDO sudah tersambung dengan jalur 3-4 KDA. Dan sinyal masuknya pun juga sudah diganti elektrik namun dipalang
5. Lahan yg nantinya diperuntukkan sebagai shelter Sukoanyar sendiri sudah ada, bahkan sudah ada percabangan jalur dan sinyal masuk/keluar. Namun sayang, bangunan fisik shelter belum ada dan masih berupa pos satker dgn bangunan triplek
6. Untuk st. Sumlaran dan Pucuk sendiri, dibagian depan stasiun dibangun jalur baru yang belum selesai. Saya sempat berfikir apakah nantinya dua stasiun ini akan dibentuk stasiun pulau atau dinon-operasionalkan keduanya, karena jalur yg dibangun sudah lengkap dgn percabangan dari emplasemen yg ada
7. Bangunan baru stasiun Gembong sudah jadi, dan mulai dipakai meski hanya untuk boarding dan ruang tunggu. Sedangkan bangunan lama masih berfungsi sbg area PPKA
pic menyusul

Mudik dan balik kemarin, saya berkesempatan nyicipin jalur ganda pantura yg udah jadi

Dan ini beberapa pantauan saya selama di lapangan :
1. Progres pembangunan DT sendiri bisa saya gambarkan sudah rampung (menurut saya). Dari SBI-TES-KDA hingga LMG sudah DT semua. Namun, dari kesemua itu, yg sudah fix DT baru petak KDA ke barat (arah JAK). Sedangkan untuk KDA-SBI masih single track alias belum switch over
2. Dikarenakan SBI-KDA belum switch over, maka persinyalan di TES sendiri masih mekanik, meskipun SBI maupun KDA sudah elektrik. Begitupula di petak yg belum switch over tadi, sinyal masuk/muka/keluar masih dipalang alias belum operasional
3. Di KDA, dibangun 2 jalur badug yang menempati jalur 4-5 (jika salah mohon koreksi, karena saya ngeliatnya dari dalam kereta). Badug tersebut menempati bekas jalur yg dulunya diisi gerbong pusri dan masuknya sendiri dari percabangan arah SBI (dr arah barat)
4. Jalur menuju IDO sudah tersambung dengan jalur 3-4 KDA. Dan sinyal masuknya pun juga sudah diganti elektrik namun dipalang
5. Lahan yg nantinya diperuntukkan sebagai shelter Sukoanyar sendiri sudah ada, bahkan sudah ada percabangan jalur dan sinyal masuk/keluar. Namun sayang, bangunan fisik shelter belum ada dan masih berupa pos satker dgn bangunan triplek
6. Untuk st. Sumlaran dan Pucuk sendiri, dibagian depan stasiun dibangun jalur baru yang belum selesai. Saya sempat berfikir apakah nantinya dua stasiun ini akan dibentuk stasiun pulau atau dinon-operasionalkan keduanya, karena jalur yg dibangun sudah lengkap dgn percabangan dari emplasemen yg ada
7. Bangunan baru stasiun Gembong sudah jadi, dan mulai dipakai meski hanya untuk boarding dan ruang tunggu. Sedangkan bangunan lama masih berfungsi sbg area PPKA
pic menyusul
semoga komuter di Surabaya dan sekitarnya lebih baik lagi 

