28-05-2014, 06:28 AM
(This post was last modified: 28-05-2014, 06:31 AM by Dana Komuter.)
(23-05-2014, 04:56 PM)Rail_Ram Wrote: Kereta Kebesaran, Prancis Rombak 8.700Fotonya koq di India yah???
Stasiun
Quote:TEMPO.CO , Paris - Perusahaan kereta api nasional
Prancis, SNCF, baru saja melakukan kesalahan
fatal. Insinyur dari SNCF terlanjur memesan 1.860
kereta baru dengan total US$ 20 miliar yang
ternyata terlalu besar untuk stasiun-stasiun di
Perancis. Hal ini disebabkan karena adanya
kesalahan dalam ukuran pemesanan.
"Rasanya seperti Anda membeli sebuah mobil
Ferrari untuk diparkir di garasi rumah, tapi
ternyata ukurannya tidak sesuai," kata juru
bicara operasi kereta api nasional RFF, seperti
dilaporkan CNET, Rabu, 21 Mei 2014.
Bahkan, Menteri Transportasi Prancis menyebut
kejadian ini seperti 'drama komedi'. "Para insinyur
pintar di SNCF sepertinya lupa untuk memverifikasi
fakta di lapangan," kata dia.
Daripada mubazir, pemerintah Prancis pun
memutuskan untuk merombak 8.700 stasiun di
negara itu agar kereta tersebut bisa tetap
beroperasi. Bahkan pemerintah sampai
mengeluarkan dana sebesar US$ 68,4 juta, sekitar
Rp 780 miliar, untuk pelebaran stasiun.
Sementara itu, pihak SNFC sempat membantah
bahwa hanya 341 kereta yang salah ukuran.
Namun media lokal Le Canard Enchaine mengklaim
bahwa memang ada 1.860 kereta yang dipesan
dari dua produsen, Bombardier dan Alstom.
Sumber: Monggoh

Aku himbau hati2 skr kalau melancong ke negara Tongkok / China / RRC dan sekitarnya...
Lagi2 kejadian penusukan...
News / Internasional
Penusukan di KA Bawah Tanah Taiwan, 3 Tewas
Rabu, 21 Mei 2014 | 19:25 WIB
TAIPEI, KOMPAS.com - Seorang penyerang bersenjatakan sebilah pisau menyerang para penumpang kereta bawah tanah Taipei, Taiwan, Rabu (21/5/2014), menewaskan 3 orang dan melukai 25 orang lainnya. Tersangka pelaku, seorang mahasiswa berusia 21 tahun, langsung ditangkap tak lama setelah melakukan aksinya dalam sebuah serangan fatal pertama sejak jaringan kereta bawah tanah Taipei beroperasi pada 1996.
Insiden itu terjadi pada sekitar pukul 15.00 WIB saat pemuda itu menyerang penumpang di sebuah kereta api bawah tanah di luar kota Taipei, mengakibatkan kepanikan di antara penumpang. Kepolisian mengidentifikasi 2 pria dan 1 orang perempuan tewas akibat serangan itu. Tayangan televisi menampilkan sisa-sisa darah di dalam kereta api dan para penumpang memberikan kesaksiannya. Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait motif serangan membabi buta itu.
Setelah insiden tersebut, pemerintah Taiwan mengerahkan polisi ke stasiun - stasiun kereta bawah tanah yang setiap harinya menampung 1,85 juta penumpang.
Editor: Ervan Hardoko
Sumber: AFP
Sumber :
http://us.m.news.viva.co.id/news/read/49...iun-kereta
