28-04-2014, 09:58 AM
(28-04-2014, 12:50 AM)spoor_hunter Wrote: btw sepertinya menuduh seseorang tanpa bukti tidak baik loh bro...
ya bukan saya membelain siapa-siapa yang ikut-ikutan mengakses RTS.
yang namanya momoan atau ikut pesan tiket reguler via online sudah menjadi hak siapa saja yang menginginkan-nya.
walaupun saya sendiri merasakan imbas dari sampean rasakan.
jadi intinya.... jangan menuduh atau melarang seseorang yang sudah menjadi hak-nya. asal saja kita tetap semangat dan pantang menyerah.
Hmm, apa saya menuduh? Nggak ah. Saya berkata "mohon dipertimbangkan".
Ya, memang reservasi online adalah hak. Namun ada kata selfless, tepo sliro, dan tenggang rasa juga kan Om. Saya lihat kan yang di sini pasti lebih mengerti tentang ruwetnya RTS daripada orang awam yang berjuang mati-matian untuk mudik. Nah karena sudah mengerti dan kalau kebetulan gak ada kepentingan dengan kereta mudik nge-flow, bukankah lebih baik jika menahan diri dulu? Hak seseorang selain dibatasi oleh kewajiban kan dibatasi oleh hak orang lain juga ... kalau kita bisa menahan diri memberi kesempatan kepada yang lebih butuh, bukankah lebih bagus?
Terkait promo ini, setuju juga dengan pendapat Mas d'trainer di sebelah, promo lebaran ini terlalu dini yang mengakibatkan chaos yang lebih besar daripada tahun lalu. Apalagi ada kasus dummy booking promo yang sempat saya lihat tersebar di berbagai tempat. Ngikut menuh-menuhin RTS, tapi cuma iseng doang. Duuuuh
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013



