16-04-2014, 02:08 PM
(16-04-2014, 10:23 AM)Andi Oktavia S Wrote:(14-04-2014, 04:19 PM)Hungry Soul Wrote: Tahun 2011 an kah Mas? Kalau waktu itu lokonya pindah tempat karena jalur yang normal via Kedungjati mengalami kerusakan, jembatannya rusak gitu deeeh. Jadinya kereta-kereta dari Jawa Timur selatan yang ke arah Semarang macam Brantas dan matar ini harus muter ke Gambringan dan puter lok di sana ....
Wah serem klo nyebutin tahunnya keliatan tuir-nya dh
oww berarti skrg sudah tidak puter lok-nya
Xixixixi, saya juga baru kuliah semester 1 mas'e waktu itu .... *aduh malah ikutan ketauan tuir
*Sekarang Brantas, Matar, dkk ya lewat jalur yang sewajarnya, Solo - Gundih - Kedungjati - dst - Semarang

Tapi Brantas dan Kahuripan Masih puter lok kok, pas tiba di Kertosono, hahaha. Ritual harian buat Brantas dan Kahuripan nomor genap (118 dan 124).
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

