13-04-2014, 06:42 PM
(13-04-2014, 02:56 PM)Anugrah Bima Wrote:Maaf permios ikutan nimbrung yak mas mas he he he..(13-04-2014, 11:08 AM)ma2d_iwag Wrote: Melihat thread si Matarmaja, kalo dipikir2 juga kasihan ya si Gajayana kalau harus hanya selisih 40 menit saja durasi perjalanannya dengan Matarmaja.
IMO, Apa mungkin lebih baik Gajayana dirubah rutenya menjadi lewat SMT? Supaya waktu tempuh bisa menjadi sekitar 14-15jam saja.
Karena harusnya pasar Gajayana ini untuk wilayah kantong (ML,BL, TA, KD) yang ingin ke Jakarta atau sebaliknya.
Kalaupun ada penumpang ML yang ingin ke SLO atau YK dan sebaliknya, sudah ada Moleks dan Malabar. Kalau mau ke PWT juga sudah ada Bima.
Hanya opini saya saja ya, supaya bisa memangkas waktu tempuh.
Cmiiw
Sampaikan ke operatornya aja dulu mas kalau mau Gajayana dipindah ke utara
Sepengetahuan saya ada aja ko' penumpang KA ini yang naik entah dari SLO sampai dengan PWT entah mereka kehabisan tiket KA lain atau emang pulang lebih malam. Trus apa pindah ke jalur utara menjamin waktu tempuh akan lebih cepat? Ga juga, apalagi nanti KA2 barang mendominasi di situ. Lagipula ga cuma utara doang yang di dobel track nanti2nya
Kalo versi sy gajayana lewat selatan...ya dominannya efek psikologis gapeka yg faktor kronologis ketika baru diluncurkan...doi ketika brojol dilewatkan ke selatan.... dan ternyata okupansinya bagus. bahkan terus terang ketika louncing +pecah kendi + sebar voucer hadiah dll slamtrack ada di gambir ketika itu.
ketika itu si gajahyayang bawa K1 dan K2. Selama ini faktor okupansi gajayana kagak ada masalah sih buktinya doi berani pasang tarif tembus di gopeceng di gapeka 2014.
oh ya jika gajayana di lewatkan utara ya ada + -- nya :
Nilai ++ nya:
# waktu tempuh lebih cepat
# operator membuka pangsa pasar K1 dari Tg/Pk/Smt ke arah Kd/Ta/Bl/Ml // sebaliknya yg selama ini cuma dilayani levelan K3 doang . tapi jika dilihat banyaknya agen bis eksekutif yg membuka trayek ke malang kelihatannya jika operator membuka pelayanan K1berpotensi juga si.
# Mengambil pangsa pasar penumpang dari Gmr yg menginginkan pilihan kecepatan dan waktu tempuh .ke arah Tg/Pk/Smt/Sk/ Mn/Kd/Ta/Bl/Ml .
Nilai --- nya :
# berkurangnya pemasukan daop 5 dan 6 walopun mungkin pangsa konsumen Pwt/Yk bisa berpindah ke bima/Taksaka /Malabar / Maboks
# Akan betpotensi signifiksn menghilangkan penumpang Pwt ke arah Kd/Ta /Bl /sebaliknya kecuali kalo konsumen masih mau pindah pindah kereta lagi.
# Belum terujinya okupansi K1 jika lewat utara
Sy kira kalo nantinya di gapeka 2014 okupansi gajayana tetap bagus ya baiknya tetap di lewatkan ke selatan saja...si.
Nah ....mestinya operator juga bisa lebih jeli ambil pangsa pasar K1 yg dilewatkan ke lintas utara misalkan dengan menambah rangkaian 2 K1 pada rangkaian majapahit yg jadwal dan waktu tempuhnya lebih menjajikan ketimbang gajayana. atau mungkin dijajaki nantinya menjalankan gajayana siang (gajayana 2) kah??? ini cuma pendapat sy doang yak mksh
CMIIW & LMIIW forever....
debaran hatikuWAHANA DAYA PERTIWI
yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake



