06-04-2014, 09:06 AM
(06-04-2014, 08:14 AM)fajarwe Wrote: Setelah kejadian PLH KA Malabar 2 hari yang lalu dan sulit pemulihan jalur akibat longsor/ putus, sehingga selama beberapa hari ini dan beberapa hari kedepan, maka Jalur Cirebon Cikampek Purwakarta menjadi amat padat akibat tambhan perka lintas Bandung Timur yang harus berjalan memutar. apalagi di stasiun Cikampek yang mana KA harus berhenti dan menukar posisi lokomotif.
Kahumas Daop II Bandung pernah menyatakan "Diharapkan bisa rampung sepenuhnya pada ahun ini sehingga shortcut tersebut dapat secepatnya terwujud, tinggal pembangunan tubuh jalannya karena kegiatan lapangan sebenarnya sudah dilakukan," tandasnya.
Dijelaskan, Satker dari Kementerian
Perhubungan sudah menggelar kegiatan di
antaranya penyiapan utilitas jalur seperti
gorong-gorong untuk drainase. Begitu
pembebasan lahan rampung, proyek itu
bisa digarap sepenuhnya sepanjang 2014 .
Saat ini sudah mau masuk bulan April 2014, adakah progress di lapangan sudah mulai kegiatan? bagaimana ni KA Harina Ceremei dan KA KA yang terhalang Rinja nasibnya? adakah RF yang bisa menceritakan perkembangan lintas shortcut ini?
terakhir kali lewat (pas akhir bulan maret 2014) di cibungur belum ada perkembangan apa-apa, sementara di tanjungrasa lahan sudah disiapkan tapi cuma beberapa kilometer saja dan sudah ditumbuhi tanaman liar dan malahan setengah lahannya jadi lahan garapan

koreksi kalau salah
Bandung - Yogyakarta PP (2 & 4 Juli 2013, 31 Des 2013 & 5 Jan 2014, 9 & 11 Agustus 2014)
Bandung - Gambir PP (5 Oktober 2013)
Bandung - Cirebon PP (30 Maret 2014)
Bandung - Malang PP (TBA)
Bandung - Gambir PP (5 Oktober 2013)
Bandung - Cirebon PP (30 Maret 2014)
Bandung - Malang PP (TBA)
