24-03-2014, 07:10 PM
(24-03-2014, 03:09 PM)stasiunkastephanie Wrote:(24-03-2014, 12:30 PM)bhaskara Wrote: Numpang tanya nih....
Belum nemu soalnya.....
Kenapa di jalur double track, KA pakai "setir kiri" maksudnya KA ke arah timur di sebelah selatan sedangkan KA ke arah barat di sebelah utara. Padahal kalau di jalan raya di Indonesia kan mobil pakai "setir kanan".
Trims infonya.......
Dijawab gak ya? Mmm...
Soalnya pertanyaan sampean sebenarnya udah dijawab di trit ini atawa trit sebelah (lupa) kalo sistem jalur DT di Indo itu warisan dari jaman kumpeni, dimana mereka menetapkan model setir kiri alias jalur kanan, walaupun sistem kemudi ban karet kita pake setir kanan jalur kiri. Di negara lain malah banyak lintas DT yg menerapkan sistem jalur kanan, kurang lrbih begitu. KMIIW (Kiss Me If I'm Wrong)
klo menurut saya pribadi,sistem"berjalan sebelah kanan"mengikuti peletakan rambu dan sinyal yg (sebagian besar) diletakkan di sebelah kanan rel dan posisi masinis yg umumnya jg berada di sebelah kanan lokomotif,sistem sinyal dan rambu di Indonesia setau saya mengikuti standar AAR dan bukan peninggalan Belanda...karena sistem sinyal dan rambu kereta jaman belanda itu letaknya di sebelah kiri rel (berdasarkan foto2 lama)
untuk situasi tertentu seperti rinja dan PLH,biasanya kereta jg diperbolehkan jalan di spoor salah alias spoor sebelah kiri sesuai heading kereta
SAVE HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE)




