09-03-2014, 02:00 AM
Polisi Buru Sopir Bus PO Haryanto B 7036 VGA
Sopir diduga ceroboh mengemudikan bus
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sopir bus PO Haryanto yang terlibat kecelakaan dengan Kereta Api (KA) Menoreh Jurusan Jakarta Semarang di pintu perlintasan KA di Kelurahan Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi melarikan diri sesaat setelah kejadian.
Demikian diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto dalam pesan singkatnya kepada Tribunnews.com, Sabtu (8/3/2014).
"Sopir bus dalam pencarian atas nama Asep asal Subang melarikan diri dan kernetnya sudah diamankan," kata Rikwanto.
Saat ini bus yang terlibat kecelakaan sudah diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti.
"Barang bukti berupa bus Haryanto dan dua unit motor yang terbentur bus diamankan di Polresta Bekasi," katanya.
Kejadian naas antara bus PO Haryanto dan KA Manoreh terjadi di perlintasan pintu KA di Kelurahan Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (8/3/2014) sekitar pukul 08.20 WIB.
Bus yang akan berangkat ke Jakarta setelah membawa anak-anak dari Kelurahan Wanasari dalam rangka mengikuti kegiatan pemberian santunan menerobos pintu perlintasan kereta api yang sudah tertutup. Akibatnya kecelakaan tidak bisa dihindarkan. KA Menoreh langsung menabrak bagian bus sebelah kanan dan terseret hingga 50 meter dan bus yang tereret pun menabrak dua sepeda motor.
Pada saat kejadian tersebut bus tersebut sedang mengangkut 35 anak. Terdata di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi sebanyak 22 orang mengalami luka-luka, sementara empat korban dirujuk ke rumah sakit lain karena fasilitas di RSUD Kabupaten Bekasi kurang memadai dan lima anak akan dirawat inap, sementara yang lain akan rawat jalan.
http://www.tribunnews.com/metropolitan/2...ka-menoreh
Kondisi Bus Haryanto Rusak Berat setelah Ditabrak Kereta Api Menoreh (Sumber foto: Detik News)
![[Image: 216l4w.jpg]](http://i61.tinypic.com/216l4w.jpg)
![[Image: e5s4du.jpg]](http://i60.tinypic.com/e5s4du.jpg)
Sopir diduga ceroboh mengemudikan bus
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sopir bus PO Haryanto yang terlibat kecelakaan dengan Kereta Api (KA) Menoreh Jurusan Jakarta Semarang di pintu perlintasan KA di Kelurahan Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi melarikan diri sesaat setelah kejadian.
Demikian diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto dalam pesan singkatnya kepada Tribunnews.com, Sabtu (8/3/2014).
"Sopir bus dalam pencarian atas nama Asep asal Subang melarikan diri dan kernetnya sudah diamankan," kata Rikwanto.
Saat ini bus yang terlibat kecelakaan sudah diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti.
"Barang bukti berupa bus Haryanto dan dua unit motor yang terbentur bus diamankan di Polresta Bekasi," katanya.
Kejadian naas antara bus PO Haryanto dan KA Manoreh terjadi di perlintasan pintu KA di Kelurahan Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (8/3/2014) sekitar pukul 08.20 WIB.
Bus yang akan berangkat ke Jakarta setelah membawa anak-anak dari Kelurahan Wanasari dalam rangka mengikuti kegiatan pemberian santunan menerobos pintu perlintasan kereta api yang sudah tertutup. Akibatnya kecelakaan tidak bisa dihindarkan. KA Menoreh langsung menabrak bagian bus sebelah kanan dan terseret hingga 50 meter dan bus yang tereret pun menabrak dua sepeda motor.
Pada saat kejadian tersebut bus tersebut sedang mengangkut 35 anak. Terdata di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi sebanyak 22 orang mengalami luka-luka, sementara empat korban dirujuk ke rumah sakit lain karena fasilitas di RSUD Kabupaten Bekasi kurang memadai dan lima anak akan dirawat inap, sementara yang lain akan rawat jalan.
http://www.tribunnews.com/metropolitan/2...ka-menoreh
Kondisi Bus Haryanto Rusak Berat setelah Ditabrak Kereta Api Menoreh (Sumber foto: Detik News)
![[Image: 216l4w.jpg]](http://i61.tinypic.com/216l4w.jpg)
![[Image: e5s4du.jpg]](http://i60.tinypic.com/e5s4du.jpg)
Kesaksian Korban Penumpang Bus Haryanto Ditabrak Kereta Api di Cibitung
detikNews - Jakarta, Kecelakaan antara Bus Haryanto dan KA Menoreh membuat puluhan anak mengalami luka-luka. Mereka mengalami luka di kepala hingga patah tulang.
Salah satu korban yang mengalami patah tulang yaitu Bagaskara (15). Siswa SMKN Tabelang Kabupaten Bekasi ini mengalami patah tulang di bagian bahu dan pergeseran tulang di persendian siku.
Kini ia dirawat di RS Kab Bekasi, Cibitung. Dengan suara lirih, ia bercerita mengenai kondisi di dalam bus saat kereta terlihat berjalan ke arah bus.
"Kita semuanya sudah teriak 'Pak, awas kereta'," kata Bagas sambil menirukan teriakan teman-temannya pada sopir bus.
Hal ini diceritakan Bagas kepada detikcom di RSUD Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3/2014)
Di dalam bus, ia duduk di bagian belakang tepatnya di sisi samping pintu keluar. Jarak yang sudah begitu dekat antara bus dan kereta membuat ia dan tiga orang temannya yang lain tak sempat berlari ke depan bus untuk menyelamatkan diri.
Saat kecelakaan terjadi, ia sudah merasakan dirinya terhempas dari tempat duduknya. Ia melihat temannya yang berada di sisi kanan bus sudah terlempar karena langsung terhantam lokomotif kereta.
Setelah tabrakan terjadi, Bagas langsung bangun dan meloncat keluar bus melalui jendela yang kacanya sudah pecah.
"Mau jatuh, (atau) mau tinggi, apa kagak udah nggak kepikiran lagi. Yang penting keluar dari bus dulu," kata Bagas.
Warga kampung Telar, Muktiwari, Cibitung ini lantas meloncat keluar bus. Karena tergesa-gesa, akhirnya bagian badan sebelah kanannya yang menghantam tanah terlebih dahulu.
"Begitu tahu selamat, saya langsung istighfar banyak-banyak," terangnya.
Saat itu ia langsung merasakan bahunya kaku, sikunya sudah ngilu dan kaki kanannya mati rasa. Ia juga merasakan sakit di wajahnya karena terkena serpihan kaca jendela.
http://news.detik.com/read/2014/03/08/19...nto-dan-ka
detikNews - Jakarta, Kecelakaan antara Bus Haryanto dan KA Menoreh membuat puluhan anak mengalami luka-luka. Mereka mengalami luka di kepala hingga patah tulang.
Salah satu korban yang mengalami patah tulang yaitu Bagaskara (15). Siswa SMKN Tabelang Kabupaten Bekasi ini mengalami patah tulang di bagian bahu dan pergeseran tulang di persendian siku.
Kini ia dirawat di RS Kab Bekasi, Cibitung. Dengan suara lirih, ia bercerita mengenai kondisi di dalam bus saat kereta terlihat berjalan ke arah bus.
"Kita semuanya sudah teriak 'Pak, awas kereta'," kata Bagas sambil menirukan teriakan teman-temannya pada sopir bus.
Hal ini diceritakan Bagas kepada detikcom di RSUD Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3/2014)
Di dalam bus, ia duduk di bagian belakang tepatnya di sisi samping pintu keluar. Jarak yang sudah begitu dekat antara bus dan kereta membuat ia dan tiga orang temannya yang lain tak sempat berlari ke depan bus untuk menyelamatkan diri.
Saat kecelakaan terjadi, ia sudah merasakan dirinya terhempas dari tempat duduknya. Ia melihat temannya yang berada di sisi kanan bus sudah terlempar karena langsung terhantam lokomotif kereta.
Setelah tabrakan terjadi, Bagas langsung bangun dan meloncat keluar bus melalui jendela yang kacanya sudah pecah.
"Mau jatuh, (atau) mau tinggi, apa kagak udah nggak kepikiran lagi. Yang penting keluar dari bus dulu," kata Bagas.
Warga kampung Telar, Muktiwari, Cibitung ini lantas meloncat keluar bus. Karena tergesa-gesa, akhirnya bagian badan sebelah kanannya yang menghantam tanah terlebih dahulu.
"Begitu tahu selamat, saya langsung istighfar banyak-banyak," terangnya.
Saat itu ia langsung merasakan bahunya kaku, sikunya sudah ngilu dan kaki kanannya mati rasa. Ia juga merasakan sakit di wajahnya karena terkena serpihan kaca jendela.
http://news.detik.com/read/2014/03/08/19...nto-dan-ka
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA

