03-09-2008, 11:07 AM
Tapi sebaiknya trek semarang solo diperbaiki n ditambah fasilitasnya dulu biar waktu tempuh bisa di minimalkan .
saya sering naik KA pandanwangi, jalur solobalapan-gundih yang sudah diberi bantalan beton tapi kecepatan cm dibatasi 60km/jam saja karena tanah yang labil. selain itu juga banyak perlintasan tak berpintu.
lalu jalur gundih-tanggung baru diperbaiki tetapi cuma diberi bantalan besi baja bekas saja.
terus jalur tanggung-brumbung sudah bantalan beton tetapi kurang mulus n masih banyak perlintasan tak berpintu.
menurut saya, inilah yang membuat jalur solo-semarang mempunyai waktu tempuh yang lama. selain juga jalurnya yang harus memutar karena menghindari daerah pegunungan disebalah barat.
memang sih jalur ini jalur ini jarang ada yang melewati, dalam catatan saya cuma KA Brantas, Matarmaja, n Bangunkarta saja , itupun malam hari.
<!-- l --><a class="postlink-local" href="http://www.semboyan35.com/posting.php?mode=reply&f=14&t=500#">posting.php?mode=reply&f=14&t=500#</a><!-- l -->
saya sering naik KA pandanwangi, jalur solobalapan-gundih yang sudah diberi bantalan beton tapi kecepatan cm dibatasi 60km/jam saja karena tanah yang labil. selain itu juga banyak perlintasan tak berpintu.
lalu jalur gundih-tanggung baru diperbaiki tetapi cuma diberi bantalan besi baja bekas saja.
terus jalur tanggung-brumbung sudah bantalan beton tetapi kurang mulus n masih banyak perlintasan tak berpintu.
menurut saya, inilah yang membuat jalur solo-semarang mempunyai waktu tempuh yang lama. selain juga jalurnya yang harus memutar karena menghindari daerah pegunungan disebalah barat.
memang sih jalur ini jalur ini jarang ada yang melewati, dalam catatan saya cuma KA Brantas, Matarmaja, n Bangunkarta saja , itupun malam hari.
<!-- l --><a class="postlink-local" href="http://www.semboyan35.com/posting.php?mode=reply&f=14&t=500#">posting.php?mode=reply&f=14&t=500#</a><!-- l -->
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri
