03-01-2014, 03:01 PM
(03-01-2014, 02:56 PM)Bogor_station Wrote: Cianjur (ANTARA News) - Pintu
perlintasan Kereta Api Daerah
Operasi II Bandung yang
membetang disepanjang jalur
Cianjur-Sukabumi, segera
diperbaiki terkait rencana PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
kembali mengaktifkan jalur
tersebut.
Kepala Statsiun Cianjur, Dadang
Hidayat, Selasa, mengatakan,
setelah uji coba jalur KA beberapa
waktu lalu, banyak ditemukan
kerusakan pada pintu pelintasan.
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan segera
memperbaikinya dengan
dilengkapi alat komunikasi antara penjaga pintu perlintasan dengan petugas statsiun. Sebab,
selain akan membahayakan, banyak kerusakan pada sinyal perlintasan sehingga membuat
penjaga masih mengandalkan jadwal pemberangkatan KA.
"Pemberitahuan pemberangkatan KA juga belum ada. Jadi, selain sinyal yang rusak alat
komunikasi juga belum ada. Tapi kita akan segera memperbaiki seluruhnya," kata Dadang.
Dia menjelaskan, hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di
jalur pintu perlintasan KA. Sehingga perbaikan pintu dan fasilitas lainnya di jalur perlintasan
itu menjadi proritas, untuk menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan.
"Setiap pintu perlintasan akan ada petugas yang mengatur laju lalu lintas di sekitar pintu itu.
Sebab, dikhawatirkan ada kendaraan terutama motor yang kerap menerobos pintu
perlintasan," ungkapnya.
Dia menambahkan, pada jalur KA yang menghubungkan Bandung hingga Sukabumi itu,
tidak ditemukan kerusakan. Jalur masih layak dan bagus untuk dilintasi karena beberapa
waktu lalu telah dilakukan perbaikan, termasuk terowongan Lampegan.
"Rencana KA Cianjur-Sukabumi difungsikan awal tahun depan dan diharapkan akan berjalan
dengan baik sesuai rencana. Sementara ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) hanya mengaktifkan jalur Cianjur-
Sukabumi dulu, belum ada rencana untuk jalur Cianjur-Bandung," ujarnya.
Sedangkan bagi penumpang dengan tujuan Bogor dari Cianjur, akan transit dan naik kereta
KA Pangrango Sukabumi-Bogor dari stasiun Sukabumi," ucapnya.
Sementara itu, tutur Dadang, fasilitas KA yang akan difungsikan rencananya Ekonomi AC
Kelas III, dengan 4 gerbong dan masing-masing gerbong berkapasitas 104 orang, agar
lebih nyaman KA ini akan bebas dari para pedagang asongan.(*)
so, kapan tiketnya bisa dipesan?

