11-12-2013, 10:24 PM
(11-12-2013, 09:22 PM)slamtrack Wrote:(11-12-2013, 08:45 PM)Rail_Ram Wrote: [spoiler]Maaf ya sekedar berpartisipasi : kalo boleh coba nambahin .....menurut sy maksud lengkungan kecil adalah rel yg menikung mempunyai jejari kelengkungan kecil (tikungan tajam) dalam hitungan ... maka produk speed yg diperkenankan dalam taspat rendah lain halnya kalo jejari kelengkungannya besar + bonus friksi adhesi ...maka produk speed yg diperkenankan masih aman dilewati adalah kenaikan taspat yg signifikan. .... tapi justru yg paling banyak andil tambah taspat + pangkas jarak adalah mengubah model tikungan S menjadi semi mini shorcut / kecenderungan mendekati di buat track lurus yg akhirnya otomatis akan meniadakan model lengkungan kecil(11-12-2013, 01:52 PM)spoor_jadul Wrote:[/spoiler](07-12-2013, 12:18 PM)slamtrack Wrote: Untuk DT Ujn-Smt kalo yg masih terkendala lahan cuma dipetak Jrk-Smc kelihatannya hanya untuk beberapa rumah doang sementara untuk Wlr s/d Ujn tinggal menyelesaikan 3 jembatan cukup besar dan penambahan kepras bukit pinggir rel DT ...untuk meminimalisir / antisipasi supaya tidak ada longsor bukit ....dipetak Krp-Plb-Kns ....serta sedikit progress beberapa rrel yg masih buntung ....oh ya diantara 2 jembatan untuk Dt petak Ujn-Krp rel juga belum di gelar baru ngumpulin batu kricak dan progress pemadatan tanah
Kalo petak Kwn-Mkg--Jrk sebenarnya di sebagian posisi tertentu sudah menggunakan rel baru , cuma rel lama sementara malahan belum diaktifkan..ka yg melintas justru mengunakan rel yg baru . Cmiiw koreksi sy kalo keliru ya...
sumber:
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php...Beroperasi
Jalur Ganda Jrakah-Kaliwungu Beroperasi
11 Desember 2013
SEMARANG, suaramerdeka.com - Jalur ganda Kaliwungu-Jrakah sepanjang 15 kilometer siap beroperasi hari ini, Rabu (11/12). Pemindahan wesel (switch over) akan dilakukan di tiga titik yakni stasiun Kaliwungu, Mangkang, dan Jrakah.
Kepala Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Perkeretaapian Jateng yang membawahi pembangunan rel ganda Semarang-Pekalongan, Sutrisno mengatakan, kecepatan awal untuk kereta yang melintas di jalur ganda yang baru dipindah wesel adalah 20 kilometer per jam.
Secara bertahap kecepatan akan bertambah dari 40 kilometer per jam, dan 60 kilometer per jam.
"Setelah lapisan kricak di bawah bantalan beton dipadatkan lagi dengan alat berat multi te tamper (MTT) sebanyak dua kali, baru kecepatan kereta api bisa normal yakni 100 kilometer per jam," katanya, Rabu (11/12).
Setelah Kaliwungu-Jrakah, jalur ganda untuk ruas Weleri-Ujungnegoro akan menyusul dioperasikan. Pengoperasian jalur ini akan dilakukan tiga atau empat tahap yakni Weleri-Krengseng, Krengseng-Plabuan, Plabuan-Kuripan, dan Kuripan-Ujungnegoro, pada awal Januari 2014.
"Semua rel sudah terpasang, tinggal melakukan koordinasi dengan PT Kereta Api sebagai operator," tuturnya.
Menurut dia, kesulitan tertinggi pada ruas Weleri-Ujungnegoro adalah medan yang berat, terutama di Krengseng-Plabuan. Di wilayah tersebut harus mengepras bukit dan membelahnya, belum lagi ditambah banyaknya lengkungan kecil, yang membuat kereta api tidak bisa melaju cepat.
"Total dari Pekalongan-Semarang ada 33 lengkungan kecil. Semua lengkungan tersebut kini telah dihilangkan," ujarnya.
Maksud dri lengkungan kecil itu apa ya gan? Apakah tikungan,rel yg tidak lurus/bengkong, atau apa?
.....Mohon di koreksi jika sy keliru/ cmiiw
Nice info kang..
.. jd contohnya seperti tikungan S yg kemudian dibuat agak lurus untuk menambah kecepatan..


