05-12-2013, 12:57 PM
(30-11-2013, 12:35 PM)alin_masuk sepur 5 Wrote: Poncol-alastuwa. gubug-ngrombo....
sumber:
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php...Beroperasi
Rel Ganda Alastua -SemarangTawang Beroperasi
5 Desember 2013
SEMARANG - Hari ini, Kamis (5/12/2013), jalur rel ganda Tawang-Alastua dioperasikan. Persiapan fisik jalur sepanjang 7,918 kilometer ini sudah rampung 100 persen dan akan diresmikan oleh Dirjen Perkeretaapian. Kepala PT Kereta Api Daop IV Semarang, Totok Suryono menuturkan, saat ini tinggal pekerjaan yang tersisa hanya menghubungkan jalur baru dengan jalur lima di Stasiun Tawang.
Pekerjaan pemindahan wesel (switch over) akan dimulai pukul 06:00, kemudian dilanjutkan dengan penggantian sinyal kereta pada pukul 07:00.
Diharapkan pukul 08:30 proses selesai dan kereta api yang melintas Alastua-Tawang sudah dapat melalui rel ganda. “Persinyalan untuk mengatur arah dan jalur juga telah siap,†katanya saat mengecek persiapan jalur ganda Alastua-Tawang, kemarin.
Pengoperasian jalur ganda di ruas ini, sangat penting bagi perjalanan kereta api di lintas utara Pulau Jawa. Sebab, penumpukan kereta di Stasiun Alastua akan jauh berkurang.
Waktu Tunggu
Tiap malam, sebanyak 96 kereta melintasi jalur ini dan sebagian besar harus antre di Stasiun Alastua untuk melintas atau berhenti di Stasiun Tawang. Sebab, kereta datang baik dari arah timur maupun barat. “Paling tidak bisa mengurangi 10-15 menit waktu tunggu kereta. Misal untuk KA Majapahit yang melayani rute Malang-Jakarta, antara Stasiun Brumbung-Tawang. Nantinya bila jalur ganda sudah bisa dilewati, waktu tunggunya diperkirakan tinggal 30 menit saja,†ujarnya.
Diprediksi, Mei 2014 jalur ganda Pekalongan-Bojonegoro sudah bisa beroperasi. Nantinya akan ada perubahan grafik perjalanan kereta api (Gapeka) dan penambahan jumlah perjalanan kereta api dari 96 menjadi sekitar 120 kereta api. “Adanya rel ganda bukan untuk menambah kecepatan kereta api, tapi hanya mengurangi waktu persilangan dan tunggu. Nantinya Jakarta-Surabaya dapat ditempuh selama 9 jam saja, sedang Semarang-Jakarta bisa ditempuh hanya 5 jam,†tuturnya.
PT KA mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan jalur ganda. Sebab, frekuensi kereta api yang melintas akan bertambah. Sebaiknya perlintasan liar ditutup utk keselamatan masyarakat, bukan untuk kebaikan kereta api. “Sesuai peraturan, harusnya perlintasan liar ditutup. Tapi masyarakat menolak. Saat ini yang bisa dilakukan pemerintah adalah mengurangi lebar jalan perlintasan, maksimal hanya untuk sepeda motor,†papar Totok. (J8-39)
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.

