12-11-2013, 10:06 AM
Dalam liputannya yg disubsidi adalah KA komuter. Kalo operator yg banyak mengangkut barang seperti BNSF, Amtrak, Union Pasific, dll saya tidak tahu apakah mereka turut disubsidi.
Di Jatim saya pikir penerapan subsidi untuk KA penumpang komuter sudah baik. Pemprov juga turut ambil bagian dalam mensubsidi beberapa KA lokal. Sehingga harga tiket sangat terjangkau dan banyak masyarakat yg menggunakan serta terbantu.
OOT: Tarif bus AKDP/AKAP di Jatim bisa sangat murah dibanding Jateng apakah ikut disubsidikah?
Hal seperti inilah yang patut ditiru di daerah lain. Di Jateng misalnya KA komuter SemarangSolo-Jogja (Joglosemar) malah sudah tidak beroperasi. Saya tidak tahu persis penyebabnya apakah armada yg rusak, track yg kurang mendukung, penumpang sedikit atau penyebab lain. Tetapi yg saya rasa dulu sosialisasi atau promosi KA ini sangat kurang. Jalur aspal (sekarang sebagian beton) Semarang-Solo maupun Semarang-Jogja akhir2 ini sudah sangat padat, sering sekali tersendat dan macet. Semoga ini menjadi pertimbangan pihak terkait untuk mengkaji ulang operasional KA Joglosemar.
Dalam lingkup lokal Jateng, saya berusaha untuk menyalurkan aspirasi saya sebagai rakyat biasa, semoga pihak terkait khususnya di Jawa Tengah mau menjalankan lagi KA-KA komuter dengan harga terjangkau. Pihak PT Sepur, Gubernur, Bupati/Walikota kalau ada saluran aspirasi saya berusaha untuk menyalurkan harapan saya. Lewat media cetak, internet, email, SMS ataupun yang lainnya.
Di Jatim saya pikir penerapan subsidi untuk KA penumpang komuter sudah baik. Pemprov juga turut ambil bagian dalam mensubsidi beberapa KA lokal. Sehingga harga tiket sangat terjangkau dan banyak masyarakat yg menggunakan serta terbantu.
OOT: Tarif bus AKDP/AKAP di Jatim bisa sangat murah dibanding Jateng apakah ikut disubsidikah?
Hal seperti inilah yang patut ditiru di daerah lain. Di Jateng misalnya KA komuter SemarangSolo-Jogja (Joglosemar) malah sudah tidak beroperasi. Saya tidak tahu persis penyebabnya apakah armada yg rusak, track yg kurang mendukung, penumpang sedikit atau penyebab lain. Tetapi yg saya rasa dulu sosialisasi atau promosi KA ini sangat kurang. Jalur aspal (sekarang sebagian beton) Semarang-Solo maupun Semarang-Jogja akhir2 ini sudah sangat padat, sering sekali tersendat dan macet. Semoga ini menjadi pertimbangan pihak terkait untuk mengkaji ulang operasional KA Joglosemar.
Dalam lingkup lokal Jateng, saya berusaha untuk menyalurkan aspirasi saya sebagai rakyat biasa, semoga pihak terkait khususnya di Jawa Tengah mau menjalankan lagi KA-KA komuter dengan harga terjangkau. Pihak PT Sepur, Gubernur, Bupati/Walikota kalau ada saluran aspirasi saya berusaha untuk menyalurkan harapan saya. Lewat media cetak, internet, email, SMS ataupun yang lainnya.
Dreaming of TTG-KEJ track (re)activation ---> My dreams will come true!

