19-10-2013, 08:45 AM
(18-10-2013, 09:03 PM)nino Wrote:(04-10-2013, 01:44 PM)aatea_goparmania Wrote: untuk KA BD-SI apalagi BD-BOO masih terganjal keengganan DAOP2 untuk mengoperasikan KA di lintas ini, mereka mensyaratkan dipo BD diberi minimal 2 lok BB dulu baru DAOP2 mau menjalankan KA tersebut, sementara kantor pusat dan kemenhub ingin jalur ini operasi dengan sarana yg tersedia....ini yg jadi masalah,,,,,klo petak BOO-SI sih jangan khawatir, pasti akan dipercepat karna mengejar operasi kereta barang aqua di lintas ini...bhakan katanya lelang sudah berjalan untuk penggantian rel menjadi R42-54 dan bantalan beton untuk tahun anggaran 2014....cmiiw....
bukannya bandung punya BB 301 24 sama B 301 17 yang masih bisa jalan ya, sama BB 301 31 & BB 301 41 bagaimanakah nasibnya?
sarana yang tersedia, emangnya yang tersedia ada apakah selain lok BB yang saya sebut di atas? dulu KRD/KRDE dipake buat nanjak gunung leles-nagreg langsung KO, apalagi padalarang-cianjur
BB 301 31 sudah berpulang ke rahmatullah 2-3 tahun yg lalu, beliau lokomotif putih pertama yang masuk surga Pengok. BB 301 41 menyusul 1-2 tahun yang lalu.
BB 301 17 & 24 masih bisa jalan tapi kondisinya nampak memprihatinkan, entah kenapa kebijakan repowering BB 301/304 cuma terealisasi untuk BB 304 23R..

