07-10-2013, 06:58 AM
(06-10-2013, 11:36 PM)Logawa_ATB Wrote:(06-10-2013, 09:41 PM)zae abjal Wrote: Sundul lagi ah trit ini:
setelah kebijakan (baca=peraturan) ini berjalan selama hampir setahun lebih (lihat judul trit), belakangan kebijakan spt ini "di perlonggar" lgi..diantaranya, kini ada beberapa KA ganjil (utamanya yg nyampe Daop 1 nya dini hari) yg berhenti di BKS, dimana sebelum2nya bablas sebagaimana kebijakan ini mulai diberlakukan..CMIIW
Trus mulai sekarang jga, salah satu KA jarak jauh yg berangkat dri jakarta, ada yg berhenti di BKS yaitu Argo Parahyangan (20,22,28)..sebelumnya tdk, sebegaimana kebijakan diatas mulai diberlakukan..
Selain itu, ada jga kebijakan yg lain spt KA ganjil yg mengakhiri perjalanannya di stasiun gambir, yg berhenti jga di MRI (gopar 29, cireks 55)..
Konon, adanya kebijakan2 di atas, itu karna permintaan dri pnp (setia) nya spt untuk point pertama dan ketiga (kalau yg kedua, sya kurang tahu karna kebijakan ini terhitung baru)..
Heemmh,
bagaimana menurut teman2 terkait hal ini..?
Bagus itu..., kalo orang marketing bilang ini bagian dr penetrasi pasar. Dulu dibuang2, abis itu ditarik2 lg...kompetitor yg nggak siap ya bs kewalahan.
ya justru itu om..terkadang sya bingung, dulu buat kebijakan ini tujuan utamanya apa ya? kalau akhirnya, sekarang sedikit demi sedikit (dri) kebijakan itu mulai dicabut..

jdi inget pernyataan seorang member sini terkait mengomentari kebijakan diatas:
Quote:2. apa alternative laen uda layak dijadikan solusi pemecah jangka panjang yg SO dari desember nanti? karna di negara2 laen itu membuat suatu kebijakan artinya solusi tepat jangka pendek & panjang dari kebijakan tersebut uda dipastikan berfungsi dengan baik saat kebijakan itu mulai dijalankan. qta liat dhe ya dari hal mengena dibawah post ini sbagai solusi yg seharusnya diambil
kenyataannya sekarang setelah dijalankan, malah jdi:
solusi tepat jangka panjang yg (kayanya) berumur pendek karna (mungkin) fungsinya kurang baik..

*just my opinion

