06-10-2013, 09:13 PM
Mau share sedikit pengalaman ngamatin gapeka KA 6 dan 5 semenjak tukeran jadwal (6 dengan lodaya pagi, 5 dengan sancaka pagi).
Ternyata terbukti :
- Okupansi KA 6 Argo Wilis tidak banyak mengalami perubahan, baik dari BD ke SLO maupun dari SLO ke SGU. Yang ada penumpang dari SLO malah dominan menggunakan sancaka, karena semenjak gapeka baru, KA 6 tidak pernah tepat waktu.
- Perjalanan KA 6 lebih sering mengalami kelambatan dan perjalanan KA 5 lebih sering mengalami kecepetan jadwal.
In my opinion, KA 6 sudah pas di jamnya dulu, soalnya bisa lari di depan Lodaya, sementara setelah dipindah jadi dibelakang Lodaya, dia jadi gak punya kesempatan lari. Bahkan untuk menyusul Lodaya Pagi aja gak bisa. Untuk KA 5 mengalami peningkatan okupansi yang cukup baik sejak dipindah jadi jamnya sancaka pagi. Jadi menurut saya, jamnya sudah pas. Sedikit share aja sih
Ternyata terbukti :
- Okupansi KA 6 Argo Wilis tidak banyak mengalami perubahan, baik dari BD ke SLO maupun dari SLO ke SGU. Yang ada penumpang dari SLO malah dominan menggunakan sancaka, karena semenjak gapeka baru, KA 6 tidak pernah tepat waktu.
- Perjalanan KA 6 lebih sering mengalami kelambatan dan perjalanan KA 5 lebih sering mengalami kecepetan jadwal.
In my opinion, KA 6 sudah pas di jamnya dulu, soalnya bisa lari di depan Lodaya, sementara setelah dipindah jadi dibelakang Lodaya, dia jadi gak punya kesempatan lari. Bahkan untuk menyusul Lodaya Pagi aja gak bisa. Untuk KA 5 mengalami peningkatan okupansi yang cukup baik sejak dipindah jadi jamnya sancaka pagi. Jadi menurut saya, jamnya sudah pas. Sedikit share aja sih
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. 

