10-07-2013, 05:22 PM
(10-07-2013, 04:07 PM)Joe_cn Wrote: membaca kalimat itu, sejenak saya flash back ke beberapa tahun yg lalu, ketika Parahyangan dan Argo Gede sudah koma malah sudah hampir mati mereka, ketika adanya tol Cipularang dan banyaknya moda transportasi seperti travel yg terus bersaing untuk mematikan Kereta khusus jakarta ke bandung dan sebaliknya itu...
Tapi apa?
Apakah mereka mati?
Ternyata tidak....
Bagimana masyarakat pecinta KA yg selalu menggunakan Argo gede dan PArahyangan(Bukan RF), dan termasuk para Pecinta KA(RF) terang2an menolak dengan tegas agar kedua KA itu tidak dimatikan, akhirnya setelah perjuangan yg lumayan panjang akhirnya KA ini melebur menjadi 1 menjadi ARGO PARAHYANGAN yang sekarang kita kenal....
jadi kalo masyarakat memang cinta dengan transportasi itu, apapun bisa mereka lakukan agar si transportasi itu tidak sampe mati...
Lha terus bagaimana dengan transportasi yang satu ini saya sebut aja bus, koq sepertinya ketika mereka sedang sepi penumpang, hampir mati karena kenaikan BBM, koq yo gada yang bela ya?malah bos organda yang koar2...
bisa kita simpulkan masyarakat ga minta harga murah koq untuk suatu moda transportasi, mereka hanya minta layanan yang PANTAS dengan apa yang mereka bayar, itu saja....
Untuk beberapa kalangan, mungkin mereka maunya "pokoknya keangkut". Tapi semakin ke sini, saya lihat semakin banyak juga kok yang menuntut kenyamanan, kecepatan, ketepatwaktuan, dan ke-an ke-an yang lain daripada sekedar ke-terangkut-an. Jadi masih banyak yang rela rogoh kocek dalam-dalam buat naik sepur padahal ada pilihan yang lebih murah via roda karet. Saya udah mengalami sendiri dan mendengar sendiri kok, hahaha. Dan sering saya katakan, saya rela bayar Brantas bahkan hingga Rp 100.000 asalkan bisa mengakomodasi keperluan saya mondar-mandir dengan tanggal yang tidak dapat dipastikan, dan mendapatkan kenyamanan dan ketepatwaktuan yang relatif tinggi. Rekan seperjalanan saya dari berbagai kalangan dan usia di dalam Brantas juga rata-rata berpemikiran sama, sekarang sepur relatif lebih enak dan nyaman walaupun memang harus merogoh kocek sedikit lebih dalam. Tapi mereka rela melakukannya.

Memang sepertinya untuk beberapa jenis KA Ekonomi seperti KA Ekonomi Jarak jauh harus sedikit diubah mindset masyarakatnya dari Kendaraan murah meriah, merakyat dan pokok'e keangkut menjadi kendaraan yang nyaman. Kalau KA-KA Lokal dan komuter tentu saja masih boleh dan memang seharusnya tetap berprinsip pokok'e keangkut
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013



