13-06-2013, 01:04 PM
(13-06-2013, 12:28 PM)dedy vh Wrote: saya rasa makin ribet aja sistem tarif seperti ini ! kalau harapan saya sih dari dulu harga beda sesuai dengan kelas nya namun masih dalam satu rangkaian seperti di kereta di amerika . ini lebih sederhana dan lebih manusiawi saya rasa . sudah kltur manusia mencari harga yang lebih murah. masalah depan dan belakang nggak kebagian peron tinggi mah itu tanggung jawab dan pr nya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) !orang kita mah yang penting dapat tiket dan bisa naik gitu aja saya rasa
Yaaa namanya juga Maskapai Wanna-be Pak ...

Dan tentang pembagian tempat, lagi-lagi sih menurut saya ini termasuk "akal-akalan" PT. Sepur untuk membuat kekurangannya menjadi kelebihan (sumber pendapatan). Misalnya ya itu, di belakang lok berisik, tapi di tengah tenang. Deket KM, dapet peron, kanopi, dll. Ya udah kalo mau tenang, mau dilayanin cepet mau yg lain-lain, silakan pilih gerbong tengah dengan tambahan harga ...
Mau murah ya silakan pesan secepat mungkin dan menerima segala kekurangan yang terjadi.Oh, saya akui, ini memang "Jenius" ...
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
