09-06-2013, 10:46 PM
(09-06-2013, 02:59 PM)dixtra Wrote: Padahal sudah ada yang pernah menulis di surat pembaca di surat kabar ternama di Surabaya tentang masalah ini, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero), khususnya dari daop 8. Mengecewakan juga daop 8, kalah dengan daop 2 dimana stasiun BD kita bisa naik kereta lokal dari stasiun baru. Saya sendiri juga sudah merasakan betapa capeknya jalan dari stasiun baru ke stasiun lama via hotel sahid, sampai stasiun lama langsung gobyos kabeh awak (badan berkeringat semua), padahal saat itu cuaca lagi mendung, gak ngebayangin ketika matahari terik atau hujan. Kalau saya hitung di google earth jarak stasiun baru ke stasiun lama via hotel sahid sekitar 700an meter.seandainya ada petugas PT.Spoor daop 8 yang membaca trit ini, saya cuman berharap, agar penumpang itu diposisikan sebagai raja bukan kambing, raja adalah penumpang yang membeli jasa PT.spoor dengan uang, bukan menyusahkan penumpangnya / raja dengan alasan yang tidak tepat, tolong diberikan kemudahan untuk penumpang yg ingin melanjutkan perjalanan dari stasiun gubeng lama ke stasiun gubeng baru atau sebaliknya, terutama ditempatkan salah satu petugas penjaga pintu pagar sebagai boarding pass atau dibuatkan tangga penyebrangan atau terowongan sebagai boarding pass. dengan ini penumpang sebagai raja tidak dipersulit dengan alasan2 yang tidak masuk akal.
sy harap ada beberapa RF yang sepaham dengan harapan saya.


![[Image: hira148591.gif]](http://img716.imageshack.us/img716/2167/hira148591.gif)