31-05-2013, 09:14 AM
(28-05-2013, 09:46 AM)Dani Rusmayadi Wrote: Assalamu'alaikum Wr Wb
Boleh numpang koment dikit...
Orang tua saya (bapak) adalah mantan masinis Banjar yang sering melintasi jalur Banjar sampai Cijulang, sampai suatu saat yang dari Pangandaran Cijulang nya ditutup, masih hanya sampai ke Pangandaran saja saat itu, saya juga saat itu sering ikut bersama bapak saya...
Saat ini Alhamdulillah, bapak saya masih ada dan beliau tinggal di Sukarame kota Banjar, sudah pensiun dari PJKA saat itu sekitar tahun 1999 an, dan sekarang masih ada, bahkan saat ini adik kandung saya yang bungsu sebagai penerus bapak yang sudah pensiun, juga sebagai Masinis Banjar yang masuk ke PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tahun 2010 yang lalu.
Ada info juga dari koran PR edisi hari Senin 27 Mei 2013, jalur ini rencana akan dihidupkan kembali secepatnya, target tahun 2014 harus sudah mulai beroperasi..
Demikian...Wassalamu'alaikum Wr Wb
sumber:
http://www.reaksinews.co/berita/jalur-ke...i-dibahas/
27 mei 2013
Jalur Kereta Api Banjar-Cijulang Kembali Dibahas
Jalur Kereta Api Banjar – Cijulang, dalam waktu dekat ini akan direaktifasi. Pemabahasan rencana itu pun telah dibicarakan antara Kabupaten Pangandaran, Pemerintahan Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintahan Pusat, dalam hal ini Kementrian Perhubungan.
Dikatakan Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy, dari hasil rapat koordinasi yang dilakukan beberapa waktu lalu di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Jawa Barat, dibahas bahwa jalur kereta api Banjar – Cijulang akan diaktifkan kembali.
“Saya harap, dalam waktu dekat ini yaitu tahun 2014, proses pengaktifan kembali jalur kereta api Banjar – Cijulang sudah dapat dilakukan,†ujar Endjang kepada pikiran rakyat, Minggu (26/5).
Dikatakan dia, dari pertemuan itu didapat usulan jika proses pengaktifan kembali diagendakan pada tahun 2016. Mendengar hal tersebut, Endjang tidak menyetujuinya. “Saya protes. Saya menginginkannya dan berharap dalam waktu dekat ini juga secepatnya proses itu dilakukan pada tahun 2014,†ujarnya.
Alasannya, dikarenakan penelitian untuk pengaktifan itu sudah dilakukan sejak awal. Yaitu pada tahun 2007. Dan, hasilnya sudah ada. “Kita pun sudah berbicara langsung dengan Kementrian Perhubungan, terkait usulan agar dimajukan prosesnya,†katanya.
Walau demikian, Endjang mengakui pada pelaksanaannya akan mendapat tantangan. Sebagian besar jalur kereta api, banyak yang sudah beralih fungsi lahannya.
Mulai dari ada yang ditanami tanaman oleh warga, hingga dibangun bangunan seperti tempat tinggal. “Kita akan lakukan langkah persuasif dalam pemahaman lahan itu kepada warga. Bersama PT KA, kita nantinya akan bersama-sama membicarakannya,†ujarnya.
Lebih lanjut Endjang mengatakan, upaya lain yang dapat dilakukan untuk lahan yang kini sudah digunakan warga adalah dengan pengalihan jalur.
Dalam pengerjaannya nanti, anggaran akan berasal dari pusat. Namun demikian, Endjang belum mengetahui berapa besar anggarannya.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
