30-05-2013, 05:43 PM
(30-05-2013, 05:33 PM)Huhum Hambilly Wrote: Salam sejahtera, semoga kebaikan selalu ada bersama kita.Sebenarnya ide bagus bila stasiun2 yang sudah mangkrak banyak dikunjungi orang, sebagai tempat bersejarah dulu KA pernah lewat dan singgah disitu...
Melihat status non aktif jalur kereta Kutoarjo-Purworejo, dan beragam wacana keberadaan Stasiun Purworejo, dalam pengamatan saya dari tahun 2010 ( sejak jalur dan stasiun non aktif Purworejo) sampai saat ini, stasiun tersebut belum dimanfaatkan dalam berbagai keperluan. Jadi timbul pertanyaan nih.
-Bisa gak sih membuat kegiatan bertempat di bekas Stasiun , semisal lomba menggambar dan mewarnai, pameran karya, kegiatan diskusi tentang kebudayaan, dan sejarah kota maupun tentang perkeretaapian.
-Kalau bisa, itu prosedurnya gimana yah?
Thanks,
ya semacam Purworejo ada lagi mungkin Kalasan Wonogiri dsb...
jadi daripada dibiarkan seperti itu lebih baik memang ada acara khusus di stasiun2 yang memang sudah tidak disinggahi lagi alias non aktif selama ini semisal yg disebutkan TS di atas, agar juga khususnya anak2 bisa menumbuhkan cinta terhadap KA, dan mengerti tentang sejarah tsb...
tapi sayangnya sepertinya belum pernah denger ada kegiatakn yang dilokasikan di stasiun yg non aktif...
kalopun ada hanya dari kalangan RF saja sepertinya, sebatas bersih2 ato sowan kepada penjaga di stasiun non aktif tsb....

Mungkin ada yang bisa menambahkan?
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

