23-05-2013, 07:43 PM
(23-05-2013, 06:30 PM)dozykayen Wrote:(23-05-2013, 03:35 PM)Hungry Soul Wrote: Kalo buluk mana sih .... ya untung-untungan. Palingan juga buluk semua#eeeh
Btw Ini milihnya pertimbangannya pure buluk ndak nya nih? Bukan karena jam nya atau harganya? hahaha. Kalo mungkin pengen perjalanan yang lebih singkat enak milih ABA kayaknya, sepanjang jalan hampir pasti tak terkalahkan dan melaju terus. Kalo milih harga ya Sembrani agak di bawahnya ABA dikit kan ya? Mungkin itu yang membuat rangkaiannya jadi super gado-gado dan cap cip cup serta membutuhkan sedikit keberuntungan untuk mendapatkan rangkaian yang enak, hihihii.
Btw kenapa ndak naek Bima aja tuh, anak emasnya DAOP I, keretanya relatif bagus dan nyaman loooh
Wah, bukannya Sembrani sama ABA sama ya harganya? Paling-paling selisihnya nggak lebih dari 100k kan? Ya saya sih sampai sekarang bingung, tapi kayaknya naik ABA aja deh..
Kadang bisa sama, kadang bisa beda. Lebih murah Sembrani dikit biasanya. Itupun ndak setiap saat juga. Hihihi. Yang jelas ya itu, yang dikejar apanya sih? Kalau pengen perjalanan yang lebih cepat dan kepastian deviasi buluknya ndak terlalu jauh, ya mending milih ABA
Atau mau yang agak lama dikit dengan kereta yang relatif nyaman semua, ya milih Bima ... 
Kalau pengen uji nyali dan uji keberuntungan, monggo pilih Sembrani .....
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013


#eeeh