26-03-2013, 08:59 PM
Saya rasa ada hubungannya sama thread ini...
Owh kata-kata yg dipake "Tunda" dalam pikiran saya memang benar kalau Kemenhub memang sudah merestui KRL Ekonomi ditarik dari peredaran dan diganti KRL Adem(tarifnya disesuaikan dulu baru yang murah-murah dihilangkan). Untuk K3 jarak jauh kayaknya sama deh. K3 dikasih AC dan tarifnya disesuaikan juga sudah dapet restu dari Kemenhub. Pantas aja ketika Brantas cs jadi non PSO, yg bagian ngasih PSO adem ayem ngga komen apa-apa.
Kalau ntar sistem eticketing sudah lancar, bagi yg ngga mampu beli, selain bawa KTP bawa kartu pendukung seperti Jamkesmas yak #Subsidinya mo cair. Kira-kira dapet potongan tarif berapa yak? Moga-moga nyampe 100% #Ngimpi.com
Kalau sistem sudah jalan, kan bebas menggunakan Commuter Line yang AC. Kalau di KA jarak jauh, semoga juga bebas pilih KA. Ngarep bisa naik KA Eksekutif dengan tarif diskon pake kartu Jamkesmas #Duuuubbbbraaaaaaaakkkkkk
#kkkkaaabbbuuuuuuuurrrrrrr
Quote:Kemenhub Minta PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Tunda Tarik KRL Ekonomi Sampai Sistem Tiket Siap
[spoiler]
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menunda penarikan KRL Ekonomi hingga Juli 2013. Sementara ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) diimbau untuk melakukan sosialisasi hingga sistem tiket elektronik siap.
"KRL Ekonomi non AC untuk sementara masih tetap beroperasi sampai sistem e-ticketing terpadu bisa eksis yang diperkirakan bulan Juni-Juli 2013. Sambil itu kita lakukan sosialiasasi bagaimana nanti proses atau mekanisme pemberian subsidi kepada masyarakat yang memiliki daya beli rendah," kata Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Tundjung Inderawan.
Hal itu dikatakan Tundjung ketika dimintai tanggapan atas penarikan KRL Ekonomi per 1April 2013, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2013).
Yang jelas, bagaimana subsidi nanti tepat sasaran pada masyarakat yang berdaya beli rendah. Parameternya seperti, memiliki kartu Gakin (Keluarga Miskin), Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS), Kartu Jamkesmas dan sebagainya.
"Nanti kita cari di Wapres ada data base-nya itu. Orang-orang itulah yang nanti berhak mendapat PSO (public service obligation). Tetapi nanti setelah sistemnya jalan dia bebas menggunakan Commuter Line yang AC tapi orangnya tertentu yang bisa disubsidi," paparnya.
Sebelumnya Pemerintah menetapkan nilai dana subsidi Perkeretaapian tahun ini mencapai Rp 704 miliar, sesuai dengan persetujuan DPR. Angka ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 770miliar. Penetapan dana subsidi tersebut tertuang dalam surat Direktur Jenderal Anggaran tertanggal 9 Januari 2013.
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga mengusulkan subsidi bagi warga tak mampu yang naik kereta itu diberikan dalam bentuk kartu tiket.
Mengenai alasan gerbong KRL Ekonomi sudah tidak layak beroperasi, Tundjung tak setuju.
"Jangan bilang tidak layak. Kereta api kalau dibilang mogok itu bukan hanya kereta KRL Ekonomi saja, Commuter pun juga pernah mogok jadi tidak bisa dijadikan dasar justifikasi. Tapi yang paling penting adalah keberpihakan, sense untuk masyarakat harus ada. Oke dari segi bisnis monggo, tapi jangan sekarang. Ditundalah dulu. Perlu waktu untuk sosialisasi sampai sistemnya dapat," imbau Tundjung.
Kemenhub akan memanggil direksi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada Rabu (27/3/2013) besok pukul 14.30 WIB.
Sumberetik.com
[/spoiler]
Owh kata-kata yg dipake "Tunda" dalam pikiran saya memang benar kalau Kemenhub memang sudah merestui KRL Ekonomi ditarik dari peredaran dan diganti KRL Adem(tarifnya disesuaikan dulu baru yang murah-murah dihilangkan). Untuk K3 jarak jauh kayaknya sama deh. K3 dikasih AC dan tarifnya disesuaikan juga sudah dapet restu dari Kemenhub. Pantas aja ketika Brantas cs jadi non PSO, yg bagian ngasih PSO adem ayem ngga komen apa-apa.
Kalau ntar sistem eticketing sudah lancar, bagi yg ngga mampu beli, selain bawa KTP bawa kartu pendukung seperti Jamkesmas yak #Subsidinya mo cair. Kira-kira dapet potongan tarif berapa yak? Moga-moga nyampe 100% #Ngimpi.com

Kalau sistem sudah jalan, kan bebas menggunakan Commuter Line yang AC. Kalau di KA jarak jauh, semoga juga bebas pilih KA. Ngarep bisa naik KA Eksekutif dengan tarif diskon pake kartu Jamkesmas #Duuuubbbbraaaaaaaakkkkkk
#kkkkaaabbbuuuuuuuurrrrrrr
Terima kasih telah mengantarkanku ke tempat tujuan dengan cepat, aman, tepat dan murah
facebook: Adhie | Twitter: @adh1e_
facebook: Adhie | Twitter: @adh1e_


etik.com